T Test : Independent VS Paired Sample, Mana Yang Cocok ?
  • Post author:
  • Post comments:0 Comments
  • Reading time:4 mins read
  • Post last modified:2021-01-19

Sebelum Anda melakukan analisis Uji Beda baik itu menggunakan Independent atau Paired Sample T Test, ada baiknya kenali perbedaan kedua alat analisis ini.

Kenapa ? Karena pada dasarnya ke dua jenis alat analisis data ini berbeda meskipun sama-sama termasuk dalam uji beda rerata (mean) untuk 2 kelompok sample.

Panduan ini Saya susun untuk Anda yang sedang menyelesaikan penelitian / skripsi yang menggunakan alat analisis uji beda khususnya Independent Sample T Test maupun Paired Sample T Test.

Apa itu T Test ?

T Test merupakan alat analisis statistik yang digunakan untuk membandingkan rata-rata (mean) dari sekelompok data atau dua kelompok data.

Dengan kata lain, T-Test bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan rata-rata antara data yang di bandingkan.

Coba lihat contoh judul berikut:

  1. Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEI Sebelum dan Setelah Krisis Moneter
  2. Komparasi Capital Assets Pricing Model dan Fama-French Three Factor Model Dalam Memprediksi Return Portofolio Periode 2015 – 2019

Dari kedua contoh di atas, coba perhatikan kata Perbandingan dan Komparasi. Kedua kata ini memiliki makna yang sama yaitu “membandingkan”.

Penelitian yang bertujuan untuk membandingkan, bisa menggunakan T Test sebagai alat analisis.

Independent VS Paired Sample T Test

Independent Sample T Test adalah uji komparatif (uji beda) yang bertujuan untuk menguji apakah terdapat perbedaan rata-rata (mean) signifikan antara 2 sample Bebas atau Tidak Berpasangan.

2 Kelompok bebas maksudnya adalah 2 kelompok data tidak berpasangan yang bisa berasal dari subjek yang berbeda.

Sementara itu, Paired Sample T-Test adalah metode analisis uji beda (komparasi) yang bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan rata-rata antara 2 sample yang saling Berpasangan.

Perbedaan antara Independent dan Paired Sample T-Test terdapat pada data yang akan di analisis. Independent Samplet T-Test menggunakan data tidak berpasangan. Sementara Paired Sample T-Test menggunakan data Berpasangan.

Lalu apa sih maksud berpasangan dan tidak berpasangan ini ? Biar semakin paham, coba lihat gambar berikut:

Perbedaan Independent Sample T-Test dan Paired Sample T-Test

Coba fokus ke Table Independent T-Test. Tabel itu bertujuan membandingkan Kolom Data 1 dengan Kolom Data 2. Tapi jumlah (banyak) data tidak sama. Data 1 terdapat 10 sample, sementara Data 2 sebanyak 7 sample.

Nah, kondisi inilah yang disebut dengan sample bebas / tidak berpasangan / independent.

Selanjutnya, coba lihat table Paired Sample T-Test, jumlah data kedua Sample (Data 1 dan Data 2) sama banyak. Inilah yang di sebut dengan sample berpasangan / paired.

Note:
Independent maupun Paired Sample T-Test sama-sama membandingkan 2 data yang berbeda. Jika penelitian Anda hanya memiliki 1 kelompok data dan membandingkan dengan 1 data khusus (seperti nilai rata-rata umum), lebih baik gunakan Student T-Test

Contoh Independent Sample T-Test

Sebelumnya sudah Saya jelaskan bahwa untuk Independent Sample T-Test, jumlah (banyak) antara kedua kelompok data yang akan dibandingkan tidak sama.

Misalnya Saya melakukan penelitian dengan judul Komparasi Penerapan Metode Pembelajaran 1 dan Metode Pembelajaran 2 di SMAN 2 Kota Jambi.

Penelitian dilakukan terhadap 2 kelas yaitu Kelas A dan B. Pada penelitian ini, Saya menerapkan Metode Pembelajaran 1 ke kelas A dan Metode Pembelajaran 2 ke kelas B.

Kemudian, dari metode pembelajaran pada masing-masing kelas tersebut, Saya akan membandingkan Prestasi belajar siswa antara kedua kelas (A dan B).

Sejauh ini yang sudah kita ketahui adalah:

  • Penerapan Metode Pembelajaran yang berbeda (ada 2)
  • Penerapan pada kelas yang berbeda (ada 2).
  • Penelitian bertujuan membandingkan hasil penerapan dari 2 kelompok data (yaitu kelas A dan Kelas B).

Apakah Anda sudah bisa menentukan menggunakan Independent Sample T-Test ? Tentu Belum Bisa.

Kenapa ? Karena jumlah sample belum kita ketahui. Karena penelitian ini diterapkan pada Siswa Kelas A dan Kelas B, maka Anda harus tahu berapa jumlah siswa masing-masing kelas yang akan dijadikan sample penelitian.

Katakanlah jumlah siswa pada Kelas A sebanyak 10 siswa. Sedangkan kelas B sebanyak 7 Siswa. Nah jika begini, Anda bisa menggunakan Independent Sample T-Test

Namun, beda ceritanya jika jumlah siswa (sample) masing-masing kelas sama banyak.

Contoh Paired Sample T-Test

Sebagai contoh, Saya melakukan penelitian dengan judul “Analisis Perbedaan Return IHSG Tahun 2018 dan Tahun 2019” menggunakan data bulanan.

Karena saya akan menggunakan data bulanan, maka 1 tahun = 12 bulan. Jadi data kelompok pertama (2018) berjumlah 12 data.

Sedangkan data kelompok kedua (2019) berjumlah 12 data juga. Untuk contoh ini, gunakanlah Paired Sample T-Test karena jumlah data pada ke dua kelompok (berdasarkan tahun) sama banyak.

Lalu bagaimana cara Uji Independent Sample T-Test atau Paired Sample T-Test ini ? Silahkan gunakan Pintasan Panduan berikut:

Pintasan Panduan Olah Data Skripsi Uji Beda

  1. Paired VS Independent: (Anda Disini)
  2. Normalitas + Paired T-Test SPSS: Cara Uji Normalitas dan Uji Paired Sample T-Test Serta Interpretasi Hasil Menggunakan SPSS
  3. Uji Normalitas Independent Sample SPSS: Uji Prasyarat Untuk Metode Analisis Independent Sample T-Test menggunakan SPSS
  4. Uji Homogenitas + Outlier: Cara Uji Homogenitas Untuk Independent Sample T Test dengan SPSS
  5. Independent Sample T-Test SPSS: Cara Uji Independent Sample T-Test dan Interpretasi Hasil Menggunakan SPSS

Panduan Nyusun Skirpsi

List Artikel Terbaru

R_Mardani

"Write based on Experience"

Komentar Paling Lambat di Balas Pukul 23:59 :)