Cara Membuat Rumusan Masalah Penelitian Regresi Linier

Penting! cara menyusun rumusan masalah setiap skripsi / penelitian itu tidak bisa sama. Karena tergantung dengan metode analisis apa yang digunakan dalam penelitian.

Pada panduan ini, Saya akan fokuskan pada penyusunan rumusan masalah untuk penelitian / skripsi / thesis yang menggunakan metode analisis regresi linier.

Panduan ini Saya susun khusus untuk Anda yang sedang menyusun penelitian yang menggunakan Metode Analisis Regresi Liner baik Regresi Linier Sederhana, Regresi Linier Berganda, Regresi Linier Data Time Series maupun Regresi Linier Data Cross Section.

Sebenarnya seperti apa sih penelitian yang menggunakan Metode Analisis Regresi Linier itu ?

Ciri-Ciri Penelitian Yang Menggunakan Regresi Linier

Ketika awal menentukan judul, sebagian peneliti / mahasiswa cenderung lupa atau belum tahu metode analisis yang digunakan pada penelitiannya.

Biasanya ketika mau ajukan judul, mahasiswa cenderung lihat-lihat penelitian terdahulu (di perpus / online). Terus ATM (Amati-Tiru-Modifikasi) untuk bagian rumusan masalah (termasuk Saya dulu :D)

Sebetulnya cara ini tidak salah asalkan Penelitian Terdahulu yang dijadikan referensi itu menggunakan metode analisis yang sama dengan penelitian Anda.

Saat ini Saya punya tips yang lebih tepat dalam menyusun rumusan masalah yang benar. Pertama-tama, terlebih dahulu Anda harus tahu ciri-ciri penelitian yang menggunakan regresi linier.

Setidaknya, penelitian yang menggunakan Metode Analisis Regresi Linier terdapat beberapa point berikut:

  1. Terdapat 1 atau lebih Variabel Independent / x / Bebas
  2. Terdapat 1 Variabel Dependent / Y / Terikat.
  3. Tujuan penelitian mencari tahu hubungan ke dua variabel tersebut (X dan Y)

Jika Anda masih baru mulai menyusun penelitian / skripsi, mungkin sedikit bingung apa sih Variabel Independent dan Dependent itu ?

Oke, ciri-ciri ini akan Saya sederhanakan. Cara lainnya, Anda bisa lihat dari judul penelitian tersebut.

Jika pada Judul terdapat kata-kata “Pengaruh” atau “Terhadap”, kemungkinan besar penelitian itu menggunakan regresi linier. Contohnya apa ?

#1 Terdapat Kata “Pengaruh” atau “Terhadap” Pada Judul

Misalnya judul ini, Pengaruh Upah, Gaji, dan Jenjang Pendidikan Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT M Jurnal Com.

Anda pasti sering menemukan judul seperti ini.

Penelitian yang menggunakan judul ini bertujuan untuk mencari pengaruh / hubungan antara Upah, Gaji dan Jenjang Pendidikan terhadap Kinerja Karyawan.

Upah, Gaji, dan Jenjang Pendidikan disebut Variabel Dependent / Yang mempengaruhi. Sedangkan Kinerja Karyawan disebut Variabel Independent / Yang dipengaruhi.

#2 Terdapat Kata “Mempengaruhi” Pada Judul

Saya punya contoh judul yang lain. Misalnya judul Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Pada BEI Periode ….

Untuk contoh judul ini, kata kuncinya ada pada kata “Mempengaruhi”.

Kenapa begitu ? Karena kata “Mempengaruhi” dan “Pengaruh – Terhadap” memiliki tujuan yang sama kan ? Yaitu mencari hubungan / pengaruh.

Terus yang mana Variabel Independent nya ? Coba lihat kata kedua dan ketiga yaitu Faktor-Fakor.

Faktor-faktor itu kan artinya ada banyak (lebih dari 1). Katakanlah faktor-faktor nya itu adalah Rasio Return on Assets (ROA) dan Debt to Equity Ratio (DER). Maka ROA dan DER inilah yang menjadi Variabel Independent.

Sementara itu Kinerja Perusahaan menjadi Variabel Dependent.

Note: Sebetulnya ada contoh judul yang berbeda. Jika Anda ragu, silahkan sampaikan pada Forum Mahasiswa M Jurnal. Akan Saya Bantu.

Jadi sekarang Anda sudah tahu ciri-ciri penelitian yang menggunakan metode analisis regresi linier. Dengan demikian, tentu lebih mudah membuat rumusan masalahnya.

Contoh #1 Rumusan Masalah Dengan Arah Hubungan

Regresi linier dengan arah hubungan

Biar semakin paham, Saya menggunakan contoh Judul berikut:

PENGARUH PRICE EARNING RATIO (PER) DAN EARNING PER SHARE (EPS) TERHADAP HARGA SAHAM PADA INDUSTRI PERKEBUNAN YANG TERDAFTAR DI BE Periode 2011-2015

Ada 3 tahap menentukan rumusan masalah penelitian regresi linier sebagai berikut:

Note: Jika Anda belum menentukan judul skripsi, silahkan lihat artikel Saya tentang 200 Judul Skripsi Manajemen Keuangan.

#1 Lihat Jumlah Variabel Yang Akan Diuji

Dari judul, Anda pasti sudah tahu bahwa penelitian ini menggunakan 2 Variabel Independent yaitu Price Earning Ratio (PER) dan Earning Per Share (EPS). Sementara itu, Variabel Dependent adalah Harga Saham.

Penting! dalam metode analisis regresi linier, ada 2 uji statistik yang harus dilakukan yaitu Uji t dan Uji F.

Sederhanya, Uji t adalah pengujian secara individual / satu per satu. Sedangkan uji F adalah pengujian secara bersamaan (seluruh variabel X terhadap Y)

Sehingga, Anda harus membuat 3 buah rumusan masalah, yaitu 2 rumusan masalah untuk pengujian secara individual dan 1 rumusan masalah untuk pengujian secara bersamaan.

#2 Hubungkan Dengan Latar Belakang Untuk Menentukan Rumusan Masalah Uji t

Pada latar belakang, seharusnya Anda menampilkan data histori dari setiap variabel x dan y. Contoh ini menggunakan 2 variabel X dan 1 variabel Y. Katakanlah data history variabel tersebut seperti berikut:

TahunPEREPSHarga Saham
20119,44417,575.009,57
201211,91392,465.699,00
201318,48129,655.909,43
201418,04132,345.375,71
20150,56156,543.401,86
*Data hanya ilustrasi.

Selanjutnya bandingkan pola data PER dengan Harga saham dan pola data EPS dengan Harga Saham.

Pertama, lihat pola data Harga Saham dari tahun 2011 ke 2012 = Naik, 2012 ke 2013 = Naik, 2013 ke 2014 = Turun, dan 2014 ke 2015 = Turun.

Jadi pola Variabel Y (Harga Saham) adalah Naik > Naik > Turun > Turun

Kedua, lihat pola data PER. Ternyata, PER memiliki pola yang sama dengan Variabel Harga saham yaitu Naik > Naik > Turun > Turun.

Dengan pola yang sama antara variabel X dan Y (naik sama naik, turun sama turun), Anda bisa mengetahui arah hubungan kedua variabel tersebut yaitu Positif.

Sehingga Rumusan Masalah yang pertama adalah:

Apakah Price Earning Ratio Secara Partial Berpengaruh Positif Signifikan Terhadap Harga Saham Pada Industri Perkebunan yang terdaftar pada BEI periode 2011 – 2015 ?

Note:
Kata “Secara Partial” artinya secara sendiri yang merupakan tanda bahwa rumusan masalah ini untuk uji t.
Kata “positif” merupakan hasil dari identifikasi masalah yang saya jelaskan diatas.
Sementara kata “signifikan” wajib Anda masukkan pada rumusan masalah untuk penelitian yang menggunakan metode analisis Regresi Linier.

Selanjutnya, identifikasi pola data Variabel EPS. Dan ternyata pola data EPS merupakan kebalikan dari Pola data Harga Saham yaitu Turun > Turun > Naik > Naik.

Pola data EPS merupakan kebalikan dari Pola data Harga Saham, sehingga arah hubungan kedua variabel ini adalah Negatif.

Sehingga Rumusan Masalah yang kedua adalah:

Apakah Earning Per Share Secara Partial Berpengaruh Negatif Signifikan Terhadap Harga Saham Pada Industri Perkebunan yang terdaftar pada BEI periode 2011 – 2015 ?

Ingat! Saya merubah kata “Positif” menjadi negatif, karena arah hubungan Variabel EPS dengan Harga Saham adalah Negatif (berdasarkan data pada Latar Belakang).

#3 Rumusan Masalah Untuk Uji F

Sebelumnya sudah Saya jelaskan bahwa Uji F adalah pengujian secara bersamaan. Jadi Anda hanya perlu menggabungkan kedua Variabel Independent pada 1 rumusan masalah.

Menyusun Rumusan Masalah untuk uji F tidak wajib Anda kaitkan dengan Latar Belakang. Serta tidak perlu Anda buat arah hubungan. Karena uji F tidak bisa menentukan arah hubungan.

Dengan kata lain, silahkan buat Rumusan Masalah seperti berikut:

Rumusan Masalah yang ketiga adalah:

Apakah Price Earning Ratio dan Earning Per Share Secara Simultan Berpengaruh Signifikan Terhadap Harga Saham Pada Industri Perkebunan yang terdaftar pada BEI periode 2011 – 2015 ?

Intinya, rumusan masalah untuk uji F, yaitu memasukkan semua variabel independent dan dipertegas dengan kata “Secara Simultan” yang berarti secara bersama-sama.

Sampai disini Saya yakin Anda sudah paham bagaimana cara membuat Rumusan Masalah Untuk Penelitian yang menggunakan Regresi Linier.

Tapiiii… ada 1 kondisi dimana cara diatas tidak bisa Anda gunakan untuk menyusun rumus masalah yaitu:

Bagaimana jika data variabel pada penelitian tidak menunjukkan pola yang teratur seperti contoh di atas ?

Jika ini yang Anda alami, silahkan gunakan contoh 2 berikut:

Contoh #2 Rumusan Masalah Tanpa Arah Hubungan

Rumusan Masalah tanpa arah hubungan

Untuk kasus seperti ini, Anda tidak perlu menyertakan arah hubungan setiap variabel pada rumusan masalah untuk uji t. Anda hanya perlu mencari tahu berapa jumlah variabel Independent nya saja.

Saya masih menggunakan contoh yang sama. Berarti Jumlah Variabel Independent ada 2. Sehingga rumusan masalah yang harus Anda buat juga ada 3.

Kurang Lebih rumusan masalah untuk uji t sebagai berikut:

  1. Apakah Price Earning Ratio Secara Partial Berpengaruh Signifikan Terhadap Harga Saham Pada Industri Perkebunan yang terdaftar pada BEI periode 2011 – 2015 ?
  2. Apakah Earning Per Share Secara Partial Berpengaruh Signifikan Terhadap Harga Saham Pada Industri Perkebunan yang terdaftar pada BEI periode 2011 – 2015 ?

Ingat! Anda tidak perlu menyertakan arah hubungan (positif / negatif) pada Rumusan masalah.

Sementara itu rumusan masalah untuk uji F sama saja dengan contoh sebelumnya seperti berikut:

Apakah Price Earning Ratio dan Earning Per Share Secara Simultan Berpengaruh Signifikan Terhadap Harga Saham Pada Industri Perkebunan yang terdaftar pada BEI periode 2011 – 2015 ?

Kurang lebih seperti itu cara menentukan rumusan masalah untuk penelitian yang menggunakan metode analisis regresi linier.

Jika ada pertanyaan, silahkan coret-coret kolom komentar atau gabung ke Forum Mahasiswa M Jurnal biar lebih nyaman diskusi nya. Insya Allah akan Saya bantu sampai selesai.

Pintasan Panduan – Insight Sebelum Penelitian

Sebelum Anda memulai Penelitian, pahami SUB-BAB ini terlebih dahulu sebagai dasar dan sebelum masuk ke tahap analisis data di setiap metode.

  1. Judul Skripsi: Daftar judul skripsi Ekonomi (Manajemen, Akuntansi, dsb)
  2. Rumusan Masalah: (Anda Disini)
  3. Kerangka Pemikiran: Cara membuat Kerangka Pemikiran
  4. Hipotesis: Cara membuat Hipotesis Penelitian Regresi Linier
  5. Jenis Data: Jenis-Jenis data pada Penelitian Ekonomi dan Bisnis
  6. Page Number: Cara membuat halaman di Microsoft Word
  7. Microsoft Excel: Panduan Cara Menggunakan Microsoft Excel (Lengkap)

Panduan Nyusun Skirpsi

List Artikel Terbaru

Tinggalkan Balasan