Anda disini: M Jurnal » Skripsi » Cara Regresi Linier Data Time Series Menggunakan EViews

Cara Regresi Linier Data Time Series Menggunakan EViews

Kali ini Saya akan mengupas tuntas bagaimana cara regresi linier data time series menggunakan EViews.

Sebelum kita lanjut ke inti pembahasa, ingaat !!! Cara regresi menggunakan EViews itu berbeda-beda. Tergantung dari jenis data yang Anda gunakan seperti data time series, data cross section, dan data panel.

Ads

Masih belum tahu jenis data yang Anda gunakan ? Silahkan pelajari kembali SUB-BAB Jenis Data Penelitian untuk mengetahui nya.

Dalam contoh ini, Saya akan membahas regresi menggunakan EViews Data Time Series. Mari praktikkan tahap demi tahapnya..

Regresi Menggunakan Eviews – Tabulasi Data

Tabulasi data ini berguna untuk memudahkan kita dalam analisa data. Pada tutorial kali ini, Saya menggunakan contoh penelitian yang bertujuan untuk mencari pengaruh Inflasi (X1) dan Kurs USD/IDR (X2) terhadap IHSG (Y).

Periode penelitian dari Januari 2005 – Juli 2016. Dan silahkan lakukan tabulasi data pada Excel seperti yang terlihat pada gambar berikut:

Regresi Menggunakan EViews
Image: M Jurnal

Berhubungan data pada contoh ini memiliki satuan yang berbeda (Inflasi = %, Kurs = Rupiah, IHSG = Satuan), maka Saya lakukan transformasi data. Hal ini bertujuan agar hasil estimasi model regresi linier tidak bias.

Penting! Saya juga menulis Panduan cara menggunakan Microsoft Excel. Jika Anda belum tahu cara menggunakannya, silahkan kunjungi Pusat Panduan Excel M Jurnal.

Ads

Transformasi data yang Saya gunakan adalah Natural Logarithm. Jika satuan data penelitian Anda tidak berbeda, tidak perlu lakukan transformasi data.

Silahkan urutkanlah data berdasarkan periode penelitian (dalam contoh ini Jan 05 – Jul 16). Lalu susun kolom berdasarkan urutan variabel X1 – X2 – Y.

Boleh juga Y – X1 – X2. Yang penting terstruktur. Kemudian, lanjut ke tahap berikutnya.

Regresi Menggunakan Eviews – Import to Eviews

Cara input data dari excel ke lembar kerja EViews ada banyak. Disini Saya gunakan cara termudah saja yaitu (ctrl+c dan ctrl+v), yuuupss.. cara copy paste.

Setidaknya ada 2 tahap yang harus Anda lakukan untuk input data excel ke lembar kerja EViews sebagai berikut:

#1 – Create Workfile

Buka aplikasi EViews (Saya menggunakan EViews 9). Pada tampilan awal EViews, Anda akan menemukan tampilan default create workfile.

diskon-hosting

Klik Create a New EViews Workfile untuk membuat workfile (template) lembar kerja. Setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar berikut:

Regresi Menggunakan EViews
Image: M Jurnal

Dalam tahap ini, isi beberapa data agar EViews dapat mengenali jenis data apa yang Anda gunakan. Caranya:

  1. Workfile Structure Type adalah menu untuk memilih jenis data apa yang digunakan. Unstructured/Undate untuk  data Cross Section. Date-Regular Frequency untuk data Time Series.
    Daann.. Balance Panel untuk Data Panel. Disini Saya pilih Date-Regular Frequency karena jenis data pada contoh ini adalah data Time Series.
  2. Date Specification adalah menu untuk memilih periode data yang kita gunakan. Apakah bulanan, tahunan, harian dan lain sebagainya.
    Disini Saya pilih Monthly karena data yang digunakan adalah data bulanan. Sesuaikan pilihan dengan periode data pada penelitian Anda.
  3. Start – End Date adalah periode awal dan akhir data yang digunakan. Ketikkan Start Date yaitu 2005.1 (artinya tahun 2005 bulan 1) dan End Date yaitu 2016.7 (tahun 2016 bulan 7). Ingaat… harus menggunakan format tersebut !
  4. Workfile Name adalah nama workfile ini (gunakan nama yang mudah saja). Dan terakhir klik OK. Lalu akan muncul jendela workfile. Melalui workfile inilah Kita akan mengolah data.

#2 – Template dan Input Data Penelitian

Sebelum meng-input data dari excel, Anda harus membuat Template seluruh variabel terlebih dahulu. Caranya perhatikan gambar berikut:

Regresi Menggunakan EViews
Image: M Jurnal
  1. Pada workfile, klik Object
  2. Pilih New Object
  3. Pada Type of Object, pilih Series untuk data time series
  4. Pada Name for object, ketikkan nama variabel yang akan dibuat template-nya. Disini Saya contohkan INFLASI. Lalu klik OK.

Lakukan cara tersebut untuk membuat template variabel lainnya. Ingaaat !! jangan gunakan spasi untuk nama template variabel.

Insight: Jika ada teman yang sedang bingung menentukan judul skripsi, kasih link ini: 200 Judul Skripsi Manajemen Keuangan + Download Contoh PDF

Setelah template variabel telah di buat, maka muncul nama template di workfile EViews. Kemudian input data dari Excel ke E-Views dengan cara berikut:

Image: M Jurnal
  1. Klik variabel secara berurutan sesuai susunan kolom pada excel (Inflasi, Kurs, IHSG) dengan cara: klik INFLASI, lalu
  2. Tekan ctrl dan secara bersamaan klik KURS dan
  3. Tekan ctrl dan secara bersamaan klik IHSG. Lakukan hal ini sebanyak variabel dalam penelitian dan sesuai dengan tabulasi data pada excel.
  4. Klik kanan pada variabel yang di blok tadi, lalu pilih open, dan klik as group.Muncul jendela Group dan dapat dilihat susunan variabel sama persis dengan yang ada pada excel. Lalu copy data yang ada pada excel (pada contoh ini ambil data yang telah ditransformasi yaitu logaritma natural). Blok nilai nya saja ya…
    Kemudian paste ke kolom NA tepat di bawah judul kolom INFLASI pada periode 2005M01. Jika ada pemberitahuan maka klik Yes Setelah itu, Close jendela Group dan jika ada pemberitahuan bertuliskan “Delete Untitled GROUP?” klik Yes lagi. Jika tidak terdapat kesalahan, input data dari excel ke Eviews berhasil dilakukan.

Regresi Menggunakan Eviews – Estimasi Model

Estimasi model regresi linier dapat dilakukan dengan berbagai cara. Pada kesempatan kali ini kita coba cara yang paling sederhana dan sangat mudah. Perhatikan gambar berikut:

Image: M Jurnal
  1. Klik variabel IHSG (adalah variabel dependen atau Y);
  2. Sambil menekan tombol ctrl, klik variabel INFLASI (adalah variabel X1);
  3. Sambil menekan tombol ctrl, klik variabel KURS (adalah variabel X2)
  4. Klik kanan pada variabel yang telah di blok tadi lalu pilih Open lalu as Equation.
  5. Kemudian muncul jendela Equation Estimation. Pastikan pada form Equation specification tertulis semua variabel dengan urutan Y C XX2 Ini merupakan persamaan regresi yang mana C adalah alpha atau coefficient.
  6. Estimation Settings pada bagian Method merupakan pendekatan estimasi regresi yang digunakan. Untuk pendekatan Ordinary Least Square pilih LS – Least Squares (NLS and ARMA). Lalu klik OK.

Jika semua tahap sudah benar, maka muncul jendela equation seperti yang terlihat dibawah ini.

Note: Perlu Anda ketahui, jendela Equation ini harus disimpan agar suatu waktu dapat dilihat kembali. Caranya perhatikan gambar berikut:

Image: M Jurnal
  1. Klik Name pada jendela Equation.
  2. Muncul jendela Object Name dan pada form Name to identify object, ketikkan nama (bebas tanpa spasi).
  3. Klik OK.
  4. Hasil estimasi telah tersimpan dan dapat dibuka kapanpun.

Video Tutorial Regresi Menggunakan EViews

Ada Update Baru Dari M Jurnal !

Jika Anda lebih terbiasa menonton video ketimbang membaca artikel, silahkan simak video tutorial cara regresi data time series menggunakan eviews di channel youtube M Jurnal Official berikut:

Setelah melakukan analisis regresi linier menggunakan EViews, sekarang lanjutkan baca hasil analisisnya. Caranya bisa pilih Sub Bab Hasil Eviews pada Pintasan Panduan berikut:

Pintasan Panduan Olah Data Regresi Linier

  1. Regresi Linier: Materi dasar (yang paling dasar) tentang Regresi Linier. Jangan abaikan materi ini, supaya tidak gagal paham.
  2. Metode Analisis: Uji apa saja yang wajib dilakukan pada Penelitian Regresi Linier ?
  3. Method Successive Interval: Lakukan Msi jika Anda menggunakan Quetioner dalam penelitian (abaikan jika tidak)

Selanjutnya, ikuti panduan sesuai software yang Anda gunakan. Saat ini, Saya sudah menyusun panduan dari 2 software.

Regresi SPSS

  1. Uji Asumsi Klasik SPSS: Cara uji Asumsi Klasik menggunakan Aplikasi SPSS.
  2. Regresi SPSS: Cara Regresi, Uji t, uji F, R2 dan Estimasi Model Regresi menggunakan Aplikasi SPSS
  3. Hasil SPSS: Cara baca hasil Regresi SPSS (Interpretasi Model Regresi), + R-Square.

Regresi E-Views

  1. Uji Asumsi Klasik E-Views: Cara uji Asumsi Klasik menggunakan Aplikasi E-Views
  2. Regresi E-Views: (Anda Disini).
  3. Hasil E-Views: Cara baca hasil Regresi E-Views (Interpretasi Model Regresi), + R-Square

Apakah Panduan ini Membantu Menyelesaikan Permasalahan Anda ?

Rolan Mardani

Traktir Saya secangkir kopi supaya kuat begadang untuk membuat konten-konten Panduan yang berkualitas dan membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Bantu Orang Lain... Share Panduan ini:

43 tanggapan pada “Cara Regresi Linier Data Time Series Menggunakan EViews”

  1. Cuba saya bantu Sdr. Calvin kalu dugaan saya yg dimaksud Sdr Calvin, Apakah data yang satuannya dalam (%) perlu ditranformasi? Barangkali apa sperti ini Sdr.Calvin?

  2. Mar Atus Sholeha

    Malam ka, izin bertanya data variabel y saya return saham dan banyak mengandung minus ny, apakabh data minus itu bsa di transformasi? Mohon pencerahannya ka

  3. Halo kak, mau tanya mengenai skripsi saya
    Cara menyamakan satuan dengan cara log di eviews gimana ya?
    Boleh buatkan tutorialnya?
    Terimakasih kak

  4. Assalamualaikum kak,mau nanya kalo nilai probabilitas Statistic f nya tidak 0,0000 itu gimana cara memperbaikinya kak?
    Terimakasih

    1. Wa’alaikum salam…
      Tidak harus sama dengan 0,0000 kak.
      Kalo mau hasilnya signifikan, coba tambah sample, atau tambah / kurangi / ganti variabel independent nya…
      Tapi, tidak menjamin hasilnya bakal signifikan.

      Oh ya, terkait hasil penelitian, Sebetulnya tidak wajib harus signifikan.
      Coba baca panduan Apakah Penelitian Harus Signifikan ?.
      Saya udah bahas tentang hasil penelitian di sana.

  5. halo kak, maaf mau nanya. sebelum kita proses regresi dengan contoh data diatas (inflasi dkk) kan harus di transformasi dengan salah satunya adalah ln. Pertanyaan saya disini adalah bukannya berbeda ln(7.32) dengan hasil ln(7.32%) ? bukannya datanya yg bagian inflasi itu ada persennya kah kak ? Mohon petunjuk kak

    1. Ya beda doong..
      Kan yg Saya ubah ke ln juga data inflasi (7.32%) itu kak.
      Terus apa yg bikin ragu kak ?

  6. Hallo saya mau tanya.. kalau misalnya data yang di Log hanya variabel dependennya saja (Y) sedangkan variabel X nya tidak di Log. Kira² apakah boleh?

  7. Salam. Kak.
    Kalo pake data time series nya itu data harian dari tgl 2 Maret 2020 sampe 30 Desember 2020 opsi yg dipilih di menu specification sama format start date nya gmn ?..🙏

    1. Date Specification pilih Daily – 7 day week kalo pake semua hari (senin sampe minggu). Atau Daily – 5 day week kalo cuma pake data untuk hari senin – jum’at.
      Start Date: isi dengan tanggal awal. Formatnya mm/dd/yyyy. Jadi untuk contoh kakak ini 03/02/2020. Bulan dulu ya kak, baru hari.
      End date: isi 12/30/2020

  8. Assalamualaikum kak mau tanya, variabel penelitian saya kan ada Roe,eps,nilai tukar, dan harga saham. Nah untuk roe karena satuannya persen kan ndak usah di log kan. Berarti yang harus di log kan ada 3, eps, nilai tukar dan harga saham. Dimana ketiganya mempunyai satuan Rupiah. Namun permasalahannya untuk eps ini ada beberapa data yang negatif. Pertanyaan saya apakah boleh yang di log kan ini data nilai tukar dan harga saham saja? Karena untuk nilai eps itu tidak besar seperti nilai tukar dan harga saham. Mohon penjelasannya. Terima kasih

    1. Wa’alaikum salam kak Hasanah.
      Terkait ini, Saya belum nemu referensi yang membolehkah ataupun tidak. Tapi sejauh yang Saya pahami tentang regresi, kondisi ini bisa dilakukan.
      Hanya saja, jangan lupa menyesuaikan persamaan regresi nya sesuai variabel apa yang diubah kak.

  9. kak, mau nanya, klo misalnya kita mau transformasi data krna ada satu variabel yang ga stasioner sampe 2nd different (baru stasioner di 3rd diff), bisa ga yg d transformasi satu variabel itu aja? ato harus smuanya di trnsformasi ke Lognat?

  10. helariuzluck@gmail.com

    Selamat Pagi, Mohon Ijin bertanya :
    – Jadi variabel independen saya [Ekport Intra ASEAN] dan [FDI Intra ASEAN] sedangkan variabel dependen saya [Economic Growth], dan
    – Saya juga melihat pengaruhnya pula pada sebelum dan saat krisis pandemi covid-19.
    – Data yang saya gunakan data kuartal yaitu 2019:Q1-Q3 (Sebelum Krisis) dan 2020:Q1-Q3 (Saat Krisis).

    Pertanyaan saya :
    1. Apakah bisa menggunakan teknik analisis datanya menggunakan CEM/FEM/REM ? Jika bisa bagaimana melihat perbedaannya pada sebelum atau saat krisis?
    2. Apakah benar jika penelitiannya tidak melibatkan Q4 tahun 2019? jadinya kuartal tersebut dihilangkan

    1. Sebetulnya tujuan penelitian kakak ini mencari hubungan sebab akibat atau untuk membandingkan ?
      Kedua tujuan itu beda loh teknik analisis nya kak.
      Kalo CEM/FEM/REM bertujuan untuk mencari tahu hubungan sebab akibat. Data nya juga harus berupa data panel.
      Tapi kalo tujuannya membandingkan, bisa pake t test.
      Terus, maksud pertanyaan kedua apa ya ? Q4 dihilangkan bagaimana maksudnya ?

      1. helariuzluck@gmail.com

        Terima kasih kak sudah direspon. Jadi penelitiannya seperti ini kak, ” Pengaruh Eksport Intra ASEAN dan FDI Intra ASEAN terhadap Ecocomic Growth Sebelum dan Saat Krisis Pandemi COVID-19 (Studi Pada Negara ASEAN-3 Periode …).

        Jadi penelitiannya mencari hubungan sebab akibat, namun memasukkan krisisnya sebagai dummy variabel. Nah pertanyaan saya jika saya menemukan data penelitiannya adalah 2019:Q1,Q2,Q3,Q4 2020:Q1,Q2,Q3 periode penelitian yang benar apakah :
        a) Periode 2019:Q1-Q3 dan 2020:Q1-Q3 (jadi jumlah kuartalnya imbang)
        b) Periode Q12019-Q32020 (Q4 dimasukkan pada periode penelitian)

        Teknik analisis saya awalnya menggunakan CEM/FEM/REM tetapi setelah saya belajar dari berbagai sumber sepertinya teknik tersebut tidak sesuai dengan penelitian saya, namun saya masih bingung tekniknya yang sesuai apa

    2. Kak izin bertanya..

      Saya mau analisis pengaruh suku bunga dan jumlah uang beredar tehadap inflasi di masa pandemi ini.

      Boleh kah saya menggunakan data time series bulanan dari bulan september 2019 – september 2020 ? Ini berarti ada 13 data kak.

      Atau harus imbang september 2019 – oktober 2020?

      Jika tidak bisa dianalisis dengan bulanan. Jika harus tahunan, analisis tahun 2020 saya ambil di bulan berapa ya? Soalnya data BI untuk akhir tahun 2020 ini belum keluar kak. Terimakasih🙏

        1. Kak saya izin bertanya,
          Data yg saya gunakan adalah pdrb (satuan milyar rupiah), ump (juta rupiah), unit usaha (unit) dan tenaga kerja (satuan jiwa), apakah variabel” saya ini bisa di ln ato di log ya kak?

  11. nindia marashinta

    Selamat sore, ada beberapa hal yang saya ingin tanyakan..
    jadi penelitian saya adalah data panel dengan 6 data tapi satuanya ada yang persen, miliar, jiwa..
    1. lalu apa perlu dilakukan transformasi data yaitu diubah LN ?
    2. jika data panel untuk uji asumsi klasiknya apakah uji linieritas bisa tidak dilakukan?
    3. Koefisien data hasil estimasi ada huruf E nya misalkan 4.17E-07, apakah hal trsebut sah-sah saja atau perlu diapakan ya? dan artinya apa?

    terimakasih banyak atas waktunya,

    1. Hallo kak Nindia.
      1. Satuan data harus di samain. Selain LN, juga bisa pake Log. Yang penting satuannya sama.
      2. Uji linieritas tidak wajib pada data panel
      3. 4.17E-07 itu bilangan Eksponensial. E-07 itu artinya 10 pangkat -7 atau 0.0000001. Jadi kalo dijadikan desimal 4.17 dikali 0.0000001 = 0.000000417
      Biasanya software-software olah data seperti SPSS, E-Views atau Excel nampilin data yang memiliki angka di belakang 0 lebih banyak menggunakan format scientific atau bilangan Ekxponensial ini kak.

      1. Assalamualaikum kak mau tanya. Jadi penelitian saya itu ada 3 variabel yang satuannya Rupiah dan ada 1 yang persen. Pertanyaan saya apakah semua di log kan? Atau hanya variabel yang Rupiah? Kemudian pada salah satu variabel ada yang negatif. Saat saya log kan hasilnya NA (tidak ada). Bagaimana ya kak solusinya?

  12. Selamat siang kak mau nanya, kalau mau analisis regresi linear sederhana 1 var independent dan 1 var dependent apakah bisa pakai jenis data time series?? Terima kasih

    1. Selamat malam kak Centella.
      Jawabannya, tergantung data yang digunakan kak.

      Sedikit saya jelaskan tentang data time series ya.
      Time series itu jenis data kak. Ga ada hubungannya dengan jumlah variabel independent maupun variabel dependent.

      Jadi, kalau kakak ingin tahu apakah menggunakan regresi data time series atau tidak, kakak bisa cek dahulu, jenis data yg di pakai data time series atau bukan.

      Data time series = data berdasarkan periode waktu
      Misalnya.

      Variabel independennya adalah harga cabe dari bulan Januari 2020 – mei 2020 (datanya bulanan)
      Sedangkan variabel dependent nya harga ayam dari bulan januari 2020 – mei 2020 (datanya bulanan)
      Jd penelitian nya bertujuan menganalisa apakah ada pengaruh harga cabe terhadap harga ayam periode 5 bulan (januari 2020 – mei 2020)

      Nah periode data itu lah yg di sebut data time series.

      Ada jenis data lain juga kak, yaitu data cross section, data panel dll. Saya udah bahas jenis data lengkap di artikel Jenis Data Penelitian
      Silahkan dibaca2 kak. Buat nambah pengetahuan 🙏

  13. Kak nanya doang ,kalo aku mau input data time series. terus weekend&holidaysnya enggak ada datanya, aku inputnya gimana dong?

    1. Di tahap 1 create workfile bagian Date Specification, pilih daily aja. Pilih yg 5 hari. Nanti otomatis weekdays nya ga ikut dlm periode data. Biasa nya ini digunakan untuk data harga saham.

  14. Arief Rahmatullah

    kalau regresi time series apa kita perlu memilih menggunakan fixed atau random effect? terima kasih

    1. Fixed effect & random effect merupakan bagian dari uji regresi data panel.
      Jika kamu hanya gunakan data time series, maka uji yg gunakan ialah regresi data time series saja.

  15. selamat malam mas.. saya mau nanya, saya kan ada data Dividend payout ratio (yang sebelumnya sudah saya cari dulu), nah bisa tidak data dividend payout ratio tersebut saya Ln-in? karena pada saat saya uji di eviews saat saya hanya memasukkan nilai yang asli perhitungan dividend payout ratio itu data saya tidak berpengaruh namun, saat saya masukkan ke eviews perhitungan dividend payout ratio yang sudah di Ln-in maka data saya menjadi berpengaruh. mohon bantuan dan pencerahannya mas..

  16. Lilis Lisdiyani

    admin, saya mau tanya ada ga tutorial yang menjelaskan analisis data cross section menggunakan eviews? saya cari-cari belum dapat ini, boleh bantuannya? terima kasih

    1. Analisis data cross section bisa menggunakan eviews.. tapi juga bisa menggunakan aplikasi lain misalnya SPSS..
      Tergantung kamu nya mau pakai apa.. untuk tutorialnyaa.. sebentar yaa saya carikan link nya.

      1. Menyambung pembicaraan di atas mbak lilis.
        Saya juga belum nemu link tutorial yg mbak maksud. Tapi saya coba bantu saja yaa..
        Begini.. coba mbak liat di “TAHAP II” pada tutorial ini. Di sana ada cara mengimput data ke eviews.
        Lihat “Point 1”. Jika di klik ada 3 pilihan.
        Untuk data cross section. Tinggal pilih yg “unstructure”. Itu template untuk olah data cross section..
        Naaah.. untuk langkah selanjutnya di sesuaikan saja berdasarkan tutorial ini. Secara garis besar ga beda jauh kok mbak.
        Good luck yaaa 😁

  17. Admin, kalau variabel Y nya Return saham, bagaimana cara tabulasi data excelnya? haruskah return saham nya per perusahaan atau per sektor saja?

    1. Iya Mas/Mbak Yoppy. Itu tergantung metode analisis nya ya.
      Kalau metodenya menggunakan regresi linear data panel, maka return sahamnya disusun berurutan per perusahaan. Misalnya, kita gunakan 10 perusahaan (AALI, GGRM, HMSP, UNVR, dst) dengan periode dari 2010-2016. Jadi tabulasi datanya disusun mulai dari AALI (return 2010 – 2016), kemudian dilanjutkan dengan GGRM (return 2010 – 2016) sampai perusahaan terakhir.
      Regresi data panel udah kami bahas sebelumnya. Contoh tabulasi datanya bisa lihat di Regresi Data Panel Menggunakan Eviews
      Kalau metode analisisnya menggunakan regresi linear data time series, maka tabulasi datanya persektor saja ya.
      Thanks ya 🙂

Yakin Ga Mau Komen ?