Cara Menghitung Risk Free Portofolio Optimal (Excess Return dan Expected Excess Return

Risk Free dalam portofolio optimal merupakan jenis investasi yang tidak memiliki resiko. Dalam contoh ini, saya menggunakan BI Rate sebagai Risk Free.

Pada Sub Bab ini, Anda akan belajar cara menghitung Excess Return dan Expected Return dari Risk Free. Silahkan simak satu per satu.

Excess Return Risk Free Portofolio Optimal

Excess Return adalah selisih dari investasi beresiko dengan investasi bebas resiko. Jadi secara manual, Risk Free dapat dihitung menggunakan rumus berikut:

Excess Return = Ri – Rf

Keterangan:
Ri = Actual Return individual
Rf = Risk Free (dalam contoh ini, BI Rate)

Nilai Excess Return berguna untuk menghitung Expected Excess Return dan Excess Return to Beta ERB setiap emiten.

Sedangkan pada excel, tidak ada Fungsi khusus untuk menghitung Excess Return. Jadi Anda dapat menggunakan fungsi standar matematika. Anda cukup memasukan rumus 1x, kemudian gunakan fitur AutoFill Excel untuk menghitung Excess Return Emiten lain dan periode lainnya. Caranya sebagai berikut:

Risk Free Portofolio Optimal - Excess Return dan Expected Excess Return
  1. Pertama, Contoh menghitung Excess Return AALI Bulan Januari 2005. Ketik rumus =O8$AA8 pada Cell AB8. Cell O8 adalah Actual Return AALI Januari 2005. Cell AA8 adalah Risk Free Bulan Januari 2005.
    Sama seperti cara menghitung Beta pada Sub Bab sebelumnya. Saya menyisipkan nilai absolut (symbol $) sebelum nama kolom ($AA8) untuk memudahkan AutoFill
  2. Kedua, silahkan gunakan AutoFill untuk menghitung Excess Return Emiten lain dan bulan lainnya secara otomatis. Singkatnya, AutoFill = Klik-Tahan-Tarik.

Jika Anda sudah benar, rumus excel pada emiten lain bulan januari 2005 seperti berikut:
BBNI pada cell AC8 =P8-$AA8
BDMN pada Cell AD8 =Q8-$AA8 dan seterusnya.

Perbedaan rumus hanya terdapat pada cell actual return. Silahkan hitung Excess Return semua emiten dan pasar untuk masing-masing periode.

Expected Excess Return Risk Free Portofolio Optimal

Expected Excess Return dapat disebut juga Rata-rata Excess Return. Cara menghitungnya sama dengan cara menghitung Expected Return Individual dan Market.

Expected Excess Return dihitung untuk semua emiten dan market. Secara manual, Anda bisa menggunakan rumus rata-rata dari Excess Return. Misalnya, Expected Excess Return AALI = Rata-rata dari Excess Return AALI dalam semua periode

Sedangkan pada Excel, hitung Expected Excess Return menggunakan fungsi AVERAGE. Jika Anda menggunakan Tabulasi Data yang sama dengan Saya, Anda tidak perlu mengetik Fungsi tersebut. Cukup lakukan AutoFill dari data Expected Return pada Tabel Actual Return. Ikuti cara berikut:

Expected Excess Return Portofolio Optimal
  1. Pertama, arahakan kursor ke sudut kanan bawah Cell AA140 (Expected Return Risk Free) sampai kursor berubah menjadi tanda +.
  2. Kedua, Klik-Tahan-Tarik sampai ke Cell AM140 tepat di bawah kolom IHSG pada tabel Excess Return. Inilah cara AutoFill pada Excel yang saya maksud.

Terakhir, jika semua perhitungan sudah benar, silahkan simpan data Anda dan lanjutkan ke panduan berikutnya.

Pintasan Panduan Olah Data Skripsi Portofolio Optimal

  1. Data & Tabulasi: Persiapan dan Tabulasi Data untuk mempermudah proses analisis Serta Download Contoh Soal
  2. Return: Menghitung Actual Return dan Expected Return masing-masing emiten dan market
  3. Risk: Menghitung Variance (σ2), Alpha (α), Beta (β), dan Unsystematic Risk (ei) masing-masing emiten dan market
  4. Risk Free: (Anda Disini)
  5. Ai, Bi, dan Ci: Menghitung nilai Ai, Bi, Ci dan Excess Return to Beta (ERB)
  6. Optimal: Mengurutkan Emiten berdasarkan ERB, Menghitung Cut of Point dan Menentukan Emiten yang masuk kedalam Portofolio Optimal
  7. Pembobotan: Menghitung Zi, Wi, Alpha Portofolio, Beta Portofolio, dan Unsystematic Risk Portofolio Optimal.
  8. SIM or CAPM ?: Menghitung Single Index Model (SIM) dan Capital Asset Pricing Model (CAPM) lalu memahami hasilnya

Panduan Nyusun Skirpsi

List Artikel Terbaru

Tinggalkan Balasan