Anda disini: M Jurnal » Rumus Excel » Rumus PV Excel, Cara Menghitung Present Value di Excel

Rumus PV Excel, Cara Menghitung Present Value di Excel

Rumus PV (Present Value) Excel adalah sebuah Fungsi Financial yang berguna untuk menghitung nilai saat ini atas pembayaran pinjaman atau hasil investasi berdasarkan periode dan suku bunga tetap.

Dalam penerapannya, Anda dapat menggunakan Rumus PV untuk pembayaran berkala, tetap ataupun Nilai Investasi Masa Depan.

Note: Dalam tujuan lain, Present Value digunakan untuk menghitung nilai waktu dari uang. Saya juga berikan contoh untuk case ini.

Ada banyak sekali tujuan berbeda dalam menggunakan Rumus PV. Dalam panduan ini, Saya berikan 3 contoh dengan tujuan berbeda (step by step).

Untuk menghindari gagal paham, sebagai pemahaman dasar, ada baiknya pelajari dahulu makna dari Present Value itu sendiri…

Pahami Makna Present Value Terlebih Dahulu

Dari waktu ke waktu, nilai uang cenderung mengalami penurunan. Nilai uang dimasa yang akan datang cenderung lebih rendah dari pada saat ini. (Nominal tinggi tapi nilai rendah).

Maksudnya begini…

Dulu zaman Saya masih sekolah (tahun 2000-an), uang Rp 500 sudah bisa beli nasi. Sekarang udah tahun 2021, boro-boro bisa beli nasi. Permen aja cuma dapat 1 biji.

Awalnya Saya pikir karna beda penjual, jadi beda harga. Ternyata bukan. Melainkan uang Rp 500 saat ini (th 2021) bernilai lebih rendah daripada uang Rp 500 di tahun 2000-an.

Bagaimana dengan nilai uang Rp 500 untuk 10, 20, atau 30 tahun ke depan ? Laku ga kira-kira ?

Note: Itulah yang dimaksud dengan Nilai waktu dari uang.

Sementara, Present Value itu adalah nilai saat ini. Artinya, Rumus PV Excel akan menghitung berapa nilai saat ini dari nilai dimasa yang akan datang.

Misalnya…

Mulai tahun 2021, setiap bulan Budi rutin menabung sebesar Rp 1.000.000. Rencana menabung Budi akan berlangsung hingga 15 tahun ke depan dengan suku bunga tetap sebesar 5% per tahun.

Jika dihitung secara manual, total uang yang dikeluarkan Budi untuk menabung hingga 15 tahun ke depan sebesar Rp 1.000.000 x 15 tahun x 12 bulan = Rp 180.000.000.

Artinya, tahun 2036, Budi memiliki total tabungan sebesar Rp 180.000.000.

Dengan Rumus PV, kita akan menghitung, uang Rp 180 jt di tahun 2036 setara dengan uang berapa di masa sekarang (tahun 2021) ?

Sudah siap praktik ? Sekarang kita mulai dari aturan penulisan Rumus PV terlebih dahulu.

Aturan Penulisan Rumus PV Excel

Agar tidak terjadi kesalahan dalam menghitung Present Value menggunakan Rumus PV Excel, ada baiknya pahami aturan penulisannya terlebih dahulu. Berikut bentuk penulisan Fungsi PV yang benar:

Aturan Penulisan Rumus PV Excel:
=
PV(RATE,NPER,PMT,[FV],[type])

Secara default, Rumus PV terdiri dari 5 argumen (ada yang bersifat wajib dan optional) yang memiliki arti sebagai berikut:

  1. RATE (wajib): suku bunga setiap periode pembayaran.
  2. NPER (wajib): total periode pembayaran.
  3. PMT (wajib): Pembayaran yang dilakukan setiap periode. Ada 2 jenis perhitungan:
    • Untuk mencari angsuran pinjaman, gunakan biaya pokok + bunga (tanpa biaya lain, termasuk pajak).
    • Untuk mencari setoran tabungan (investasi), cukup gunakan jumlah setoran tersebut (tanpa bunga dan biaya lainnya).
  4. [FV] (optional): Future Value (Nilai yang akan datang). Argumen ini menjadi wajib jika PMT dikosongkan. Tapi Anda juga boleh menggunakan ke 2 nya sekaligus (tergantung tujuan).
  5. [type] (optional): kapan jatuh tempo pembayaran. Ada 2 pilihan: 0 untuk akhir dan 1 untuk awal periode.

Note: Argumen RATE, NPER, PMT, dan [FV] dapat berisi sebuah konstanta (ketik manual), reference cell, ataupun hasil dari sebuah rumus. Selain itu, jika argumen [type] tidak digunakan, maka Excel akan menggunakan 0 (pembayaran jatuh tempo pada akhir periode).

#1 Cara Menggunakan Rumus PV dengan Argumen PMT (Case Investasi)

Penting! Sebelum melanjutkan, pastikan Anda sudah tahu bahwa operator pemisah argumen dalam rumus Excel dalam format English berbeda dengan Format Indonesia. Software Excel Saya menggunakan Format English. Jika Anda ragu, silahkan kunjungi Panduan Format English VS Indonesia.

Waktu yang dibutuhkan: 1 menit.

Untuk menghitung Present Value di Excel dari contoh sebelumnya, silahkan ikuti cara menggunakan Rumus PV berikut:

  1. Masukkan Fungsi PV

    Untuk memulai rumus, silahkan masukkan Fungsi PV seperti berikut: =PV(
    Masukkan Rumus PV Excel

  2. Isi Argumen RATE

    Dalam contoh ini, RATE (Suku Bunga) sebesar 4.25% per tahun. Karena pembayaran (setoran) per bulan, maka suku bunga juga harus per bulan. Silahkan ketik 4.25%/12. Kemudian ketik operator pemisah rumus ( , atau ; ).
    Masukkan Argumen RATE (Tingkat Suku Bunga)

  3. Isi Argumen NPER

    Periode (Tenor) menabung hingga 15 tahun ke depan. Silahkan ubah menjadi bulanan (karena setoran per bulan). Jadi ketik 15*12 kemudian ketik operator pemisah rumus ( , atau ; ), sehingga rumus menjadi =PV(4.25%/12,15*12,
    Masukkan argumen NPER (Total Periode)

  4. Isi Argumen PMT

    Ketik nominal pembayaran per periode. Dalam contoh ini 1000000 (ubah jadi negatif), sehingga rumus menjadi =PV(4.25%/12,15*12,-1000000. Kemudian ketik tanda tutup kurung dan tekan Enter.
    Masukkan Argumen PMT (Pembayaran Setiap Periode)

Note: Ketika menggunakan Fungsi Financial, tanyakan pada diri Anda sendiri, Anda ingin melakukan pembayaran atau menerima uang. Jika melakukan pembayaran, ubah nilai menjadi negatif (lihat argument PMT menjadi -1000000). Sebaliknya, jika menerima uang, gunakan nilai positif.

Dalam contoh ini, Budi melakukan pembayaran, maka gunakan angka negatif. Lihat hasil berikut:

Cara Menggunakan Rumus PV Excel untuk menghitung Present Value (Nilai Saat ini)

Jadi artinya: Uang Rp 132.929.509 saat ini setara dengan uang Rp 180.000.000 untuk 15 tahun ke depan.

Bagaimana, mudah bukan ?

Lalu, Apa Makna dari Rumus PV Tersebut ?

Lihat kembali penulisan rumus PV tersebut…

Tulis Rumus PV Excel:
=
PV(4.25%/12,15*12,-1000000)

Artinya:
Hitung Present Value dari Suku Bunga=4.25%/12, Periode Pembayaran=15*12 dan Pembayaran Setiap Periode Sebesar 1000000

Contoh di atas bertujuan untuk menghitung Present Value (Nilai saat ini) dari Future Value (Nilai masa depan) yang sudah diketahui.

Faktanya, ada banyak sekali tujuan berbeda yang bisa Anda lakukan menggunakan Rumus PV ini. Mudah-mudahan tujuan Anda sama dengan 2 contoh berikut:

#2 Cara Menggunakan Rumus PV dengan Argumen PMT + FV (Case Investasi)

Contoh Soal:

Setiap tahun, Dedek mendepositkan uang ke bank sebesar Rp 5.000.000. Bank memberikan bunga sebesar 10% per tahun. Setelah 10 tahun kemudian, dedek berharap total Investasinya sebesar Rp 100.000.000.

Pertanyaannya, untuk mencapai tujuan tersebut, berapa saldo awal yang harus ada direkening Dedek ?

Jawabannya, pertama-tama, identifikasi terlebih dahulu data yang kita butuhkan untuk setiap argumen rumus.

Note: Pada Contoh sebelumnya, Saya menggunakan Konstanta (ketik manual) ke dalam setiap argumen rumus PV. Untuk insight tambahan, contoh ini menggunakan reference cell.

ArgumenNilaiKeterangan
RATE10%Suku Bunga (pertahun)
NPER10Total Periode (tahun)
PMT5000000Setoran (pertahun)
FV100000000Total hasil Investasi di masa depan (Expected)
PV???Saldo Awal ?
Tabel: Identifikasi Argumen Rumus PV Excel

Kemudian, copy data tabel pada Kolom Argumen dan Nilai ke Cell A1 dalam WorkSheet Anda dan hitung Present Value menggunakan Rumus berikut: =PV(B2,B3,B4,-B5) dan lihat hasilnya:

Contoh menggunakan Rumus PV Excel untuk menghitung Saldo Awal yang harus tersedia untuk mencapai total investasi yang diharapkan.

Ada 3 Hal Penting yang Harus Anda ketahui dari Rumus PV ini…

Pertama, kenapa argumen RATE tidak dibagi 12 dan argumen NPER tidak dikali 12 (seperti contoh sebelumnya) ?

Karena Pembayaran dilakuan PERTAHUN. Sedangkan pembayaran pada contoh sebelumnya dilakukan perbulan. Jadi jangan lupa disesuaikan ya…

Kedua, tentang simbol negatif pada argumen FV yaitu =PV(B2,B3,B4,B5).

Tujuannya sama seperti contoh sebelumnya (Case Budi). Hanya saja, ketika menggunakan argumen PMT dan FV secara bersamaan, ubah nilai FV menjadi negatif. Bukan nilai argumen PMT.

Sementara pada contoh case Budi itu, Saya tidak menggunakan argumen FV. Ini sebabnya simbol ne

Penting! sebelumnya sudah Saya jelaskan kapan saatnya mengubah nilai argumen menjadi negatif. Lupa ? Scroll ke atas.

Ketiga, Rumus PV pada Cell B7 memberikan hasil Rp 7.831.493. Artinya, supaya hasil Investasi mencapai Rp 100.000.000 setelah 5 tahun, Dedek harus memiliki Saldo Awal minimal sebesar Rp 7.831.493.

Bagaimana, Sudah paham apa belum ? Atau…

Belum Yakin Rumus ini Benar ? Coba Kita Buktikan…

Penting! Pembuktian ini membutuhkan pemahaman tentang Absolute Reference (Simbol $) serta Rumus Penjumlahan dan Perkalian. Pastikan Anda sudah memahami materi tersebut.

Mari kita mulai…

Saya buat sebuah tabel simulasi perhitungan FV (Nilai Masa Depan).

Pembuktian hasil Rumus PV Excel

Cell B10, B11, C10, D10, dan E10 masing-masing menggunakan rumus berikut:

  • B10 =B7
  • B11 =E10
  • C10 =B10*B$2
  • D10 =B$4
  • E10 =SUM(B10:D10)

Selanjutnya, lakukan AutoFill atau Copy-Paste Rumus pada masing-masing kolom untuk menghitung nilai baris berikutnya.

Note: Khusus Kolom B, AutoFill dari Cell B11, bukan B10. Jika benar, hasilnya tampak seperti gambar berikut:

Pembuktian Hasil Rumus PV Excel

Nice…!

Benar kan ? Hasil Saldo Akhir setelah 10 tahun = FV (Hasil Investasi dimasa depan yang diharapkan). Sama-sama Rp 100.000.000.

Saya punya contoh yang lebih menarik lagi nih…

#3 Cara Menggunakan Rumus PV Untuk Case Pembayaran Pinjaman / Angsuran

Misalnya, Riko sedang mencari pinjaman modal usaha dengan tenor (periode) angsuran selama 20 tahun. Menimbang kondisi keuangannya saat ini, Riko mampu membayar angsuran perbulan sebesar Rp 1.080.000.

Pertanyaannya, berapa total pinjaman yang didapatkan Riko jika suku bunga 6% per tahun ?

Ulangi lagi deh… Identifikasi dahulu data-data yang dibutuhkan untuk setiap argumen.

  • Suku bunga: 6%/12 bulan = 0.50%. Ini argumen RATE.
  • Periode Angsuran (Tenor): 20 x 12 Bulan = 240 Bulan. Ini argumen NPER.
  • Angsuran perbulan: Rp 1.080.000. Ini argumen PMT.

Selanjutnya, masukan data-data setiap argumen ke Rumus PV. Jangan lupa mengubah nilai PMT menjadi negatif jika Anda melakukan analisis untuk diri sendiri sebagai peminjam. Ini hasilnya:

Cara menggunakan Rumus PV Excel untuk case pembayaran pinjaman (angsuran)

Kesimpulannya: Dengan kemampuan membayar angsuran sebesar Rp 1.080.000 per bulan dan Suku Bunga 6% pertahun, Riko bisa mengajukan pinjaman sebesar Rp 150.747.233 dengan tenor (periode) selama 240 Bulan.

Bagaimana ? Mudah-mudahan semua contoh di atas bisa memberikan insight baru untuk Anda.

Namun masih banyak contoh menarik lainnya tentang Fungsi-Fungsi Finansial Excel. Selengkapnya, silahkan gunakan Pintasan Panduan berikut:

Pintasan Panduan Financial Function Excel

  1. Financial: Fungsi-Fungsi Finansial yang paling populer (PMT, RATE, NPER, PV dan FV).
  2. PV (Present Value): (Anda Disini).
  3. RATE: Menghitung persentase suku bunga dari investasi atau pinjaman.
  4. NPER: Menghitung jumlah periode pembayaran investasi berdasarkan pembayaran berkala dan terus menerus dengan suku bunga tetap.
  5. FV (Future Value): Menghitung nilai masa depan dari sebuah investasi berdasarkan pembayaran berkala dan terus menerus dengan suku bunga tetap.
  6. PMT, PPMT dan IPMT: Menghitung pembayaran untuk pinjaman berdasarkan pembayaran tetap dan suku bunga tetap.
  7. Loans with Different Durations: Contoh membandingkan 2 pinjaman dengan durasi yang berbeda.
  8. Investment or Annuity: Contoh menghitung Nilai masa depan dari Investasi (Fungsi FV) dan Nilai masa kini untuk anuitas (Fungsi PV).
  9. Compound Interest: Cara menghitung Bunga Majemuk di Excel.
  10. Compound Annual Growth Rate: Cara menggunakan Fungsi RRI untuk menghitung Tingkat Pertumbuhan Tahunan Gabungan dari suatu investasi selama beberapa tahun.
  11. Loan Amortization Schedule: Cara membuat Jadwal Amortisasi Pinjaman. Contoh ini menggunakan gabungan beberapa Fungsi Excel.
  12. NPV: Contoh menggunakan fungsi NPV untuk menghitung nilai sekarang dari rangkaian arus kas masa depan dan mengurangi investasi awal.
  13. IRR: Contoh menggunakan fungsi IRR untuk menghitung tingkat pengembalian internal proyek (Tingkat Diskonto).
  14. Depreciation: Fungsi Excel untuk menghitung Penyusunan (Depreciation). Contoh lengkap (Fungsi SLN, SYD, DB, DDB, dan VDB).

Komentar Paling Lambat di Balas Pukul 23:59.