Rumus IF Excel + 5 Contoh Cara Menggunakannya

Rumus IF Excel termasuk dalam kategori fungsi logika (logical function) pada excel. Cara paling mudah menggunakan rumus ini adalah gunakan logika mu. Hukum JIKAMAKA berhubungan erat dengan rumus IF ini.

Penting!
Penulisan seluruh rumus pada excel menggunakan operator pemisah antara setiap pernyataan, dapat berupa tanda koma (,) atau titik koma (;). Sesuaikan operator pemisah yang Anda gunakan. Saya menggunakan tanda koma (,). Jika Anda belum yakin, silahkan Pahami Panduan Koma Menjadi Titik Excel

Dalam praktiknya, ada banyak sekali cara menggunakan Rumus / Fungsi IF Excel ini. Misalnya seperti Rumus IF Excel Tungal, Bertingkat bahkan menggabungkan Fungsi IF dengan Fungsi lainnya seperti AND, OR, VLOOKUP dll.

Pada Panduan ini, Anda akan mempelajari semua cara penggunaan Fungsi IF ini yang Saya rangkum dalam beberapa contoh berbeda. Harap pahami setiap tahap demi tahap untuk mendapatkan pemahaman yang sempurna.

Cara Menggunakan Rumus IF Tunggal

Pertama-tama Rumus IF Tunggal artinya adalah satu. Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan rumus IF tunggal untuk  menentukan 1 dari 2 persyaratan seperti contoh gambar berikut:

Image: M Jurnal

Kita akan menentukan mata kuliah mana yang masuk dalam kategori LULUS. Perhatikan syarat yang Saya gunakan:

  • Nilai 70 sampai 100 adalah LULUS
  • Nilai kecil dari 70 adalah GAGAL

Cara Menggunakan Rumus IF (time) 1 menit.

Berikut cara menggunakan rumus IF untuk melihat apakah nilai mata kuliah tersebut masuk dalam kategori lulus atau tidak.

  1. Klik Cell yang akan Menggunakan Fungsi IF

    Silahkan klik Cell yang akan menggunakan Rumus IF. Dalam contoh ini cell C2
    Cara menggunakan rumus if Excel

  2. Ketik Fungsi IF Pada Formula Bar

    Ketik =IF( untuk mengawali Fungsi IF
    Cara menggunakan rumus if Excel

  3. Tentukan Argument logical_test

    logical_test adalah apa yang Anda uji (kriteria). Dalam contoh ini, kriteria pengujian ada 2 yaitu jika >= 70, maka LULUS dan jika <70, maka GAGAL. Silahkan masukkan kriteria pertama untuk logical_test.
    Caranya, Klik Cell yang akan diuji (B2), ketik >=70 , kemudian ketik Operator pemisah Rumus ( tanda koma , atau titik koma ; ) sehingga Rumus menjadi =IF(B2>=70,
    Cara menggunakan rumus if Excel

  4. Masukkan Argument value_if_true

    value_if_true adalah hasil jika logical_test benar. Jadi jika Cell B2 berisi nilai >=70, maka hasil ini lah yang akan diberikan Excel. Silahkan ketik “LULUS” besarta tanda kutip 2 kemudian ketik operator pemisah rumus ( , atau ; ). Sehingga Rumus menjadi =IF(B2>=70,”LULUS”,
    Cara menggunakan rumus if Excel

  5. Masukkan Argument value_if_false

    value_if_false adalah hasil yang akan diberikan Excel jika logical_test tidak benar. Jadi, jika nilai pada Cell B2 tidak berisi >=70, maka Excel akan memberikan hasil sesuai value_if_false ini. Silahkan ketik “GAGAL” kemudian ketik tanda tutup kurung dan tekan Enter sehingga rumus IF menjadi seperti =IF(B2>=70,”LULUS”,”GAGAL”)
    Cara menggunakan rumus if Excel

  6. Lakukan AutoFill untuk Hitung Otomatis

    Gunakan fitur AutoFill untuk menghitung nilai pada Cell B3 sampai B6 secara otomatis tanpa mengulangi penulisan rumus. Dan lihat hasilnya:
    Cara menggunakan rumus if Excel

Cara menggunakan rumus if Tunggal Excel

Note:
Ini hanya contoh paling sederhana. Mungkin Anda menemukan beberapa erorr atau memiliki tujuan lain. Mulai dari sini, mari kita pahami lebih lanjut tentang Fungsi IF ini.

Aturan Penulisan Rumus IF Excel

Jika Anda ingin menjadi Ahli dalam menggunakan Fungsi IF, maka Memahami Aturan Penulisan Rumus IF = WAJIB

Pada dasarnya, Rumus IF adalah sebuah fungsi pada Ms. Excel untuk melakukan pengecekan, membandingkan, lalu menentukan pilihan ketika suatu kondisi / syarat telah terpenuhi.

Fungsi IF excel ini berguna untuk  menguji suatu kondisi dengan pilihan Benar (True) atau Salah (False). True artinya adalah pilihan pernyataan sesuai dan terpenuhi. Sedangkan False artinya piliihan pernyataan tidak sesuai.

Catatan:
True: Pilihan ketika kondisi terpenuhi
False: Pilihan ketika kondisi tidak terpenuhi

Minimal rumus IF harus terdiri dari pernyataan logika JIKAMAKA. Kedua pernyataan tersebut harus tersedia. Selain itu, pernyataan logika alternative boleh Anda gunakan ataupun tidak (tergantung pengguna).

=IF(Logical_Test,[value_IF_true],[value_IF_false])

Dari rumus IF excel tersebut, terdapat 3 argumen yang artinya sebagai berikut:

  1. Logical Test, merupakan nilai / cell / pernyataan / rumus tertentu yang akan diuji (dalam hal ini adalah “JIKA”).
  2. Value IF True, merupakan hasil yang diberikan Excel jika logical test adalah benar (dalam hal ini adalah “MAKA 1″).
  3. Value IF False, merupakan hasil yang diberikan Excel jika logical test adalah salah (dalam hal ini adalah pernyataan logika alternative atau “MAKA 2” / pilihan ke dua)

Tentang value_if_false

Meskipun value_if_false adalah logika alternative. Namun, dalam penggunaan Rumus IF Tunggal maupun bertingkat sering terjadi kesalahan pada argument value_if_false ini.

Misalnya, seperti contoh pertama, kita menggunakan 1 logical_test, 1 value_if_true dan 1 value_if_false untuk menguji 2 kriteria yang berbeda.

Dalam beberapa kasus, akan terjadi kesalahan. Coba Anda masukkan 1 atau 2 baris data yang baru pada Row 7 dan 8. Pada Cell B7 Saya isi dengan Teks “Belum Ada” dan Cell B8 dengan angka 257.

Kemudian AutoFill atau Copy Paste Rumus IF pada Kolom C untuk Row 7 dan 8. Lihat hasilnya:

Rumus IF menjadi error atau salah

Ada yang salah bukan ? Kenapa Excel memberikan hasil LULUS untuk Cell B7 dan B8 ? Padahal data tersebut tidak sesuai dengan kriteria yang ada.

Coba lihat kembali Rumus IF yang kita gunakan..

Tulis Fungsi / Rumus IF:
Cell B7 =IF(B7>=70,“LULUS”,“GAGAL”)
dan
Cell B8 =IF(B8>=70,“LULUS”,“GAGAL”)

Artinya:
Jika Nilai Pada Cell B7>=70 maka LULUS Selain dari itu GAGAL
dan
Jika Nilai Pada Cell B8>=70 maka LULUS Selain dari itu GAGAL

Pertama, Cell B8 yang menjadi logical_test berisi angka 257. Sementara kriteria logical_test pada rumus adalah >=70. Angka 257 lebih besar daripada 70, sehingga Excel memberikan hasil LULUS.

Kedua, cell B7 berisi teks “Belum Ada“. Bagaimana bisa nilai Belum Ada masuk kriteria LULUS ? Tentu bukan ini yang Anda inginkan.

Namun, Excel menganggap data berupa teks sebagai angka yang jauh lebih besar. Sehingga memberikan hasil LULUS.

Untuk mengatasi hal seperti ini, Anda bisa menggunakan Rumus IF Bertingkat “OR” Kriteria (karena kita menguji 2 kriteria berbeda “LULUS atau GAGAL”).

Gunakan Rumus IF Bertingkat Or Kriteria

Atau, alternatif lain, Anda bisa menggunakan Conditional Formatting pada Kolom B untuk membatasi pengisian data dengan syarat kolom tersebut hanya bisa diisi dengan Angka mulai dari 0 sampai 100.

Dengan cara ini, maka Rumus IF pada Contoh Pertama bisa Anda gunakan untuk mengatasi permasalahan ini tanpa menggunakan Fungsi IF bertingkat.

Tertarik untuk mempelajari Conditional Formatting ? Silahkan Kunjungi BAB khusus Panduan Conditional Formatting Excel.

5 Contoh Menggunakan Rumus Excel IF

Banyak sekali kondisi yang akan Anda temui ketika menggunakan Fungsi IF. Kondisi-kondisi tersebut Saya gambarkan dalam beberapa contoh.

Note:
Dari Aturan Penulisan Rumus IF di atas, Saya harap Anda sudah memahami aturan penulisan serta makna setiap argument pada Rumus IF seperti logical_test, value_if_true dan value_if_false.

Pada contoh di bawah ini, Saya hanya menjelaskan apa yang belum dijelaskan dari penjelasan sebelumnya, seperti cara memasukkan Rumus IF dan sebagainya.

Sebelum pembahasan mendalam, kita mulai dari yang paling dasar terlebih dahulu, yaitu aturan mengutip data berupa angka, cell dan teks ke dalam argument rumus. 3 Contoh pertama akan menjelaskan maksud Saya.

#1 Rumus IF untuk Data Teks

Jika Anda ingin mengutip sebuah data berupa teks seperti LULUS, GAGAL, LIMA dan sebagainya ke dalam argument rumus Excel, maka teks tersebut wajib menggunakan kutip 2 menjadi “LULUS”, “GAGAL”, dan “LIMA”. Perhatikan contoh berikut:

Aturan Penulisan Fungsi IF

Gambar di atas memberikan contoh untuk mengutip teks kedalam argument rumus. Saya menggunakan fungsi =IF(A2=5,”Lima”,6).

Lihat, argument value_if_true “Lima” menggukan data berupa teks. Anda harus memberikan tanda kutip 2. Jika tidak, Excel akan memberikan hasil Pesan Error #NAME? seperti Cell B3

#2 Rumus IF untuk Data Angka

Pada Excel, ketika Anda mengutip sebuah angka atau pun cell kedalam argument rumus, Anda tidak perlu memberikan tanda kutip 2 seperti “27” dan “C5“. Kecuali jika Anda ingin Excel menganggap nilai tersebut sebagai teks.

Aturan Penulisan Fungsi IF

Sementara untuk data berupa angka, Anda tidak perlu mengapitnya dengan tanda kutip 2 seperti Rumus pada Cell B6 dan B7.

Kok bisa ? Karena Excel sudah mengenali data tersebut sebagai angka.

#3 Rumus IF untuk Data Cell

Aturan Penulisan Fungsi IF

Contoh ini menunjukkan Rumus IF yang mengambil hasil dari data dalam sebuah cell. Tujuan rumus IF tersebut adalah, jika Kolom A berisi A, maka 100. Jika bukan berisi A, maka 80.

Cell B10 dan B11 menunjukkan penggunaan yang benar dengan Rumus masing masing B10 =IF(A10=”A”,B17,B18) dan B11 =IF(A11=”A”,B17,B18)

Perhatikan argument logical_test terdapat data berupa Teks yaitu A10=“A” dan A11=“A”. Dengan memberikan kutip 2, Excel mengerti bahwa data tersebut berupa teks.

Coba lihat Rumus pada Cell B12 menunjukkan penggunaan yang salah karena tidak mengapit data teks pada logical test =IF(A12=A,B17,B18)

Selanjutnya, lihat argument value_if_true dan value_if_false. Kedua argument tersebut berisi sebuah reference cell yaitu B17 dan B18. Untuk data seperti ini, “Jangan apit dengan kutip 2”.

Sedangkan rumus pada Cell B13 menunjukkan penggunaan yang salah karena mengapit data berupa cell reference =IF(A13=”A”,“B17,“B18)

Ketiga contoh di atas ini, Wajib Anda pahami terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke contoh berikutnya.

#4 Rumus IF dengan “And” Kriteria (Bertingkat)

Untuk Rumus IF bertingkat, ada aturan khusus penggunaannya dan memiliki tujuan tertentu. Rumus IF dengan “And” kriteria ini merupakan salah satunya.

Note:
“And” kriteria pada contoh ini bukan penggabungan Fungsi IF dengan Fungsi AND. Melainkan menggabungkan 2 atau lebih Fungsi IF untuk pengujian 2 atau lebih Syarat (kriteria) yang saling berhubungan.

Mudah-mudahan maksud Saya bisa tersampaikan kepada Anda dengan contoh berikut:

Rumus IF bertingkat "And" Kriteria

Pada contoh ini, Siswa hanya dinyatakan LULUS jika memenuhi Standar Nilai Kelulusan Minimal untuk kedua Nilai (MID dan UAS). Jika salah satu Nilai tidak memenuhi Standar Nilai Kelulusan Minimal, maka Siswa dinyatakan GAGAL. Berikut Standar Nilai Kelulusan Minimal:

  • Nilai MID = 75
  • Nilai UAS = 80

Anda bisa lihat, ada hubungan (And Kriteria) pada kedua Syarat tersebut yaitu Nilai MID dan UAS yang mana Siswa Harus Memenuhi Syarat Nilai Kelulusan Minimal untuk kedua nilai agar bisa dinyatakan LULUS.

Untuk contoh seperti ini, Anda bisa menggunakan Rumus IF “And” Kriteria dengan cara berikut:

Cara menggunakan rumus if bertingkat "And" Kriteria
  1. Pertama, masukkan Fungsi IF pertama beserta logical_test dan operator pemisah rumus ( , atau ; ). Dalam contoh ini menjadi =IF(B2>=75,
  2. Kedua, karena contoh ini menggunakan “And” Kriteria, maka Fungsi IF yang kedua dimasukkan tepat pada Argument value_if_true. Sehingga Rumus menjadi seperti berikut: =IF(B2>=75,IF(
  3. Ketiga, masukkan logical_test beserta operator pemisah rumus ( , atau ; ) untuk Fungsi IF kedua. Sehingga Rumus menjadi =IF(B2>=75,IF(C2>=80,
  4. Keempat, masukkan value_if_true beserta operator pemisah rumus ( , atau ; ) Sehingga rumus menjadi =IF(B2>=75,IF(C2>=80,“LULUS”,
  5. Kelima, masukkan value_if_false, tanda tutup kurung dan operator pemisah rumus ( , atau ; ) untuk Fungsi IF Kedua sehingga menjadi =IF(B2>=75,IF(C2>=80,“LULUS”,”GAGAL”),
    value_if_false pada tahap ini akan mengkonfirmasi jika logical_test pada Fungsi IF kedua tidak memenuhi kriteria, maka Excel akan memberikan hasil “GAGAL”. Dan sampai tahap ini, Fungsi IF ke dua sudah ditutup (tanda tutup kurung).
  6. Keenam, masukkan value_if_false dan tanda tutup kurung untuk Fungsi IF pertama sehingga menjadi =IF(B2>=75,IF(C2>=80,“LULUS”,”GAGAL”),”GAGAL”) kemudian tekan Enter dan lihat hasilnya:
cara menggunakan fungsi if bertingkat "And" Kriteria

Apa Makna Fungsi IF Yang Digunakan ?

Sedikit Saya jelaskan tentang Fungsi IF yang digunakan:

Tulis Rumus / Fungsi:
=
IF(B2>=75,IF(C2>=80,“LULUS”,“GAGAL”),“GAGAL”)

Artinya:
Jika
B2>=75 Dan Jika B2>=80 Maka LULUS jika salah satu tidak terpenuhi maka GAGAL jika semua tidak terpenuhi maka GAGAL

Dengan Rumus ini, pertama-tama Excel akan menguji apakah cell B5>=75 {=IF(B2>=75,}.

Kemudian, apabila pengujian logical_test sesuai kiteria, maka Excel akan memberikan hasil Rumus IF kedua {=IF(B2>=75,IF(C2>=80,} Karena Rumus IF kedua berada pada value_if_true Rumus IF pertama.

Selanjutnya, apabila pengujian logical_test Rumus IF kedua memberikan hasil sesuai kriteria maka Excel memberikan hasil value_if_true dari Fungsi IF kedua {=IF(B2>=75,IF(C2>=80,“LULUS”,}

Namun, apabila pengujian tidak sesuai kriteria, maka Excel menggunakan hasil value_if_false rumus kedua {=IF(B2>=75,IF(C2>=80,“LULUS”,“GAGAL”),}

Apabila Anda tidak mengisi value_if_false untuk fungsi IF kedua, maka Excel akan memberikan hasil FALSE seperti gambar berikut:

cara menggunakan fungsi if bertingkat "And" Kriteria

Selanjutnya, value_if_false terakhir { =IF(B2>=75,IF(C2>=80,“LULUS”,”GAGAL”),“GAGAL”) } berguna apabila logical test rumus IF pertama tidak sesuai kriteria. Jika argument ini tidak di isi maka Excel memberikan hasil FALSE seperti gambar:

cara menggunakan fungsi if bertingkat "And" Kriteria

Bagaimana ? Mudah bukan ? FYI, Anda bisa menggunakan banyak sekali kriteria ke dalam Fungsi IF “And” kriteria ini.

Yang terpenting, masukkan Fungsi IF selanjutnya pada argument value_if_true fungsi IF sebelumnya. Kemudian jangan lupa mengisi semua value_if_false Fungsi IF yang digunakan jika Anda tidak ingin Excel memberikan hasil FALSE.

Selain itu, setiap Fungsi IF yang Anda gunakan, Wajib ditutup (tanda tutup kurung) apabila semua argument yang dibutuhkan sudah diisi. Jika Anda keliru dibagian ini, besar kemungkinan akan terjadi kesalahan pada Rumus IF.

#5 Rumus IF dengan “Or” Kriteria (Bertingkat)

Rumus IF Bertingkat Excel dengan “Or” Kriteria merupakan kebalikan dari “And” kriteria. Perbedaannya, “Or” Kriteria tidak memberlakukan syarat dalam satu hubungan. Sementara Syarat pada “And” kriteria berhubungan satu sama lain.

Perbedaan lainnya, pada IF bertingkat “And” Kriteria, Fungsi IF kedua dan seterusnya dimasukkan pada argument value_if_true.

Sementara pada Rumus IF bertingkat “Or” Kriteria, Fungsi IF kedua dan seterusnya dimasukkan pada argument value_if_false.

Jangan bingung… kita coba praktikkan.

Rumus IF Bertingkat / bertumpuk / berganda ini bisa Anda jadikan alternatif dari contoh Pertama di awal artikel Panduan ini.

Sebelumnya, kita menggunakan Rumus IF berikut:

Tulis Fungsi / Rumus IF:
=IF(B7>=70,“LULUS”,“GAGAL”)

Rumus tersebut cenderung menghasilkan kesalahan apabila kolom B berisi data lebih besar dari 100 atau data dengan tipe bukan angka.

Saya ulangi kriteria pada contoh tersebut: “Kita akan menentukan mata kuliah mana yang masuk dalam kategori LULUS. Perhatikan syarat yang Saya gunakan:”

  • Nilai 70 sampai 100 adalah LULUS
  • Nilai kecil dari 70 adalah GAGAL

Terlihat ada 2 kriteria yang tidak saling berhubungan. Dan syarat pengujian adalah sebuah angka.

Disinilah kunci utamanya. Karena kriteria berupa angka, Saya sarankan lakukan pengujian mulai dari angka terkecil hingga terbesar.

Dalam contoh ini, mulailah pengujian dari kriteria: Nilai <70 adalah Gagal. Kemudian dilanjutkan dengan nilai berikutnya. Sehingga Rumus IF Bertingkat “Or” Kriteria akan tampak seperri berikut:

Gunakan Rumus IF Bertingkat Or Kriteria

Apa Makna Fungsi IF “Or” Kriteria ini ?

Tulis Rumus / Fungsi:
=IF(B7<70,“GAGAL”,IF(B7<=100,“LULUS”,“DATA SALAH”)

Artinya:
Jika Nilai pada Cell B7<70 maka GAGAL ATAU Jika Nilai pada Cell B7<=100 maka LULUS SELAIN DARI ITU Data Salah

Saya jelaskan makna Fungsi tersebut… Sambil Anda memperhatikan Arti fungsi yang Saya tulis di atas.

Pertama-tama, Excel akan melakukan pengujian Logical_test {=IF(B7<70,} kemudian apabila (benar) Nilai pada Cell B7 lebih kecil dari 70, maka Excel memberikan hasil value_if_true pada Fungsi pertama {=IF(B7<70,“GAGAL”} dan Berhenti melakukan pengujian sampai tahap ini (Fungsi IF kedua diabaikan). Hasil ini bisa Anda lihat pada Row 4 dan 6 (lihat gambar)

Namun, apabila nilai pada Cell B7 tidak lebih kecil dari 70 (misal lebih besar atau isi cell tersebut berupa teks dll), maka Excel akan memberikan hasil dari value_if_false (rumus IF pertama).

Sementara pada Rumus ini, value_if_true (pada Rumus IF Pertama) diisi dengan Rumus IF kedua { =IF(B7<70,”GAGAL”,IF(B7<=100,”LULUS”,”DATA SALAH” }

Dengan demikian Excel akan menggunakan Fungsi IF kedua untuk pengujian selanjutnya.

Dan Excel melakukan pengujian logical_test (Rumus IF Kedua) seperti biasa. Apabila logical_test benar, maka hasilnya value_if_true { =IF(B7<70,”GAGAL”,IF(B7<=100,“LULUS”, } Hasil ini bisa Anda lihat pada Row 2, 3, dan 5.

Sementara itu, apabila logical test salah, maka hasilnya value_if_false { =IF(B7<70,”GAGAL”,IF(B7<=100,”LULUS”,“DATA SALAH” } lihat hasilnya pada Row 7 dan 8.

Bagaimana ? Mudah bukan ? Yang terpenting….

Pahami Aturan Penulisan Rumus IF Terlebih Dahulu Sebelum Menggunakan Fungsi IF Bertingkat.

Rolan mardani

Apakah Anda ingin meletakkan Fungsi IF kedua pada argument Value_IF_True atau argument Value_IF_False. Itu semua tergantung tujuan Anda.

Bahkan Anda juga bisa menggabungkan Fungsi IF Bertingkat “And” kriteria dengan “Or” Kriteria dalam 1 Rumus.

Cakupan Fungsi IF Excel

Rumus IF Excel sering gagal bila terdapat kesalahan dalam penulisan fungsi nya. Untuk dapat memaksimalkan penggunaannya berikut beberapa hal yang mesti Anda ketahui mengenai fungsi IF pada Excel ini:

  1. Pahami setiap aturan penulisan fungsi IF agar mengurangi resiko kesalahan dalam memasukkan rumus.
  2. Rumus IF pada excel dapat digabungkan mencapai 64 tingkatan. Jika Anda membutuhkan tingkatan yang lebih, Anda bisa menggunakan rumus LOOKUP, HLOOKUP, VLOOKUP, atau CHOOSE.
  3. Selain fungsi IF, Anda juga dapat menggunakan fungsi lainnya di Ms. Excel untuk  mengolah data berdasarkan kriteria tertentu seperti COUNTIF atau COUNTIFS untuk menghitung banyak data di dalam suatu range dan ada juga fungsi SUMIF atau SUMIFS untuk menjumlahkan (total) dalam suatu range tertentu dengan beberapa syarat.
  4. Rumus IF juga dapat digabungkan dengan fungsi-fungsi lainnya seperti LEFT, RIGHT, dan MID dll.

Bila konten ini bermanfaat, yuuk share ke sosial media untuk membantu teman lainnya yang membutuhkan.

Jika ada pertanyaan mengenai penggunaan rumus IF excel ini, Silahkan coret-coret di kolom komentar.

Pintasan Panduan Fungsi Logical Excel

  1. Logical: Jenis-jenis Fungsi logika (IF, AND, OR, NOT) dan cara menggunakannya (Level dasar)
  2. IF Function: (Anda Disini)
  3. Comparison Operators: Operator Pembanding untuk Fungsi Logical (seperti sama dengan “=”, lebih besar dari “>”, lebih kecil dari “<“, tidak sama dengan “<>”, dll)
  4. OR: Contoh menggunakan Fungsi OR (Lengkap). Gabungan IF + OR, AND + OR, OR + WEEKDAY, dan XOR
  5. Roll the Dice: Eksperimen contoh menggunakan Rumus IF kompleks.
  6. IFs: Hanya bisa digunakan pada Excel versi 2016 atau lebih baru. Kegunaan Fungsi ini sama dengan Fungsi IF Bertumpuk.
  7. Contains Specific Text: Bertujuan untuk memeriksa apakah cell berisi teks tertentu.
  8. SWITCH: Hanya bisa digunakan pada Excel versi 2016 atau lebih baru. Kegunaan fungsi ini hampir menyerupai fungsi IFs
  9. IF Cell is Blank: Gabungan Fungsi IF + NOT + ISBLANK untuk cek cell kosong atau tidak. Lalu menggunakan Rumus Perkalian dsb.

Pusat Panduan Excel

List Artikel Terbaru

This Post Has 22 Comments

  1. Muhamad Fahmi

    Mohon bantuan dan koreksinya masih salah:

    =IFERROR(IF(D6=”Supplier”;VLOOKUP(E6;SupplierTable;2;0);VLOOKUP(E6;
    CustomerTable;2;0);VLOOKUP(E6;PiutangUSPTable;2;0);VLOOKUP(E6;HutangAnggotaTable;2;0);VLOOKUP(E6;PiutangDATable;2;0);VLOOKUP(E6;SukarelaTable;2;0);VLOOKUP(E6;SimsusTable;2;0);VLOOKUP(E6;TabsusTable;2;0);VLOOKUP(E6;SimpokTable;2;0);VLOOKUP(E6;SiwajTable;2;0))))))))));””)

    dan

    =IF(ARAPLedgerCat=”Supplier”;IF(AND(G10=ARAPControl;L10=ARAPLedgerCode);VALUE(C10&G10);”ARAPCode”);IF(AND(G10=ARAPControl;M10=ARAPLedgerCode);VALUE(C10&G10);”ARAPCode”))
    Mau ditambah :
    PiutangDATable . >>>>> Pada kolom/Baris L10
    CustomerTable >>>>>>>Pada kolom/Baris M10
    PiutangUSPTable >>>>>>>>> Pada kolom/Baris N10
    HutangAnggotaTable >>>>>>Pada kolom/Baris O10
    SupplierTable >>>>>>>>>> Pada kolom/Baris P10
    SukarelaTable >>>>>>>>Pada kolom/Baris Q10
    SimsusTable >>>>>>>>> Pada kolom/Baris R10
    TabsusTable >>>>>>>>> Pada kolom/Baris S10
    SimpokTable >>>>>>>>> Pada kolom/Baris T10
    SiwajTable >>>>>>>>>>> Pada kolom/Baris U10

    1. Rolan Mardani

      Kedua rumus kakak ini terkait dengan pembahasan Fungsi IF Bertingkat / Berganda.
      Coba pahami aturan penulisan rumus nya biar tidak terjadi kesalahan. Saya jelaskan dengan contoh rumus yang pertama.
      =IFERROR(IF(D6=”Supplier”;VLOOKUP(E6;SupplierTable;2;0);VLOOKUP(E6;
      CustomerTable;2;0)

      Sebatas ini, hanya memenuhi ke-3 argument pada fungsi If (logical_test, value_if_true dan value_if_false)
      Sementara ada banyak argument lain setelahnya yang tidak jelas menggunakan fungsi apa seperti VLOOKUP(E6;PiutangUSPTable;2;0)…(dan seterusnya)…
      Misalnya, (sementera saya hapus IFERROR ya)…
      IF(D6=”Supplier”;VLOOKUP(E6;SupplierTable;2;0)
      Sebatas ini, hanya memenuhi logical_test dan value_if_true… Karena ada banyak kriteria yang diinginkan, maka tambahkan fungsi IF yang ke 2 menjadi..
      IF(D6=”Supplier”;VLOOKUP(E6;SupplierTable;2;0);IF(D6=”bla-bla-bla”;
      Note:
      Bagian yang tercetak tebal (bold) adalah fungsi IF ke dua dan juga wajib menggunakan logical_test. Dalam contoh ini adalah D6=”bla-bla-bla” bisa diganti dengan nilai yang dibutuhkan dan tidak boleh sama dengan logical_test pada fungsi IF lainnya. Kemudian barulah masukkan argument value_if_true untuk rumus IF yang ke dua menjadi:
      IF(D6=”Supplier”;VLOOKUP(E6;SupplierTable;2;0);IF(D6=”bla-bla-bla”;VLOOKUP(E6;CustomerTable;2;0)
      Sampai disini, bisa ditambahkan fungsi IF yang ke 3 dan seterusnya untuk argumen lainnya sesuai kebutuhan.

  2. Bono

    Sore KK, kalo hasil yg di tunjuk berupa tulisan yg SDH ada dikolom bagaimana caranya, misal :
    A2(1) B2(L) C2(detergen)
    A3(1) B3(S). C3(tinta)
    A4(2) B4(L). C4(pewangi)

    Di kolom
    D2 saya ingin jawaban
    Jika B2:B4 adalah L, dan A2:A4 adalah 1 maka (tulis isi C2)

    D3 saya ingin jawaban
    Jika B2:B4 adalah L, dan A2:A4 adalah 2 maka (tulis isi C3)

    D4 saya ingin jawaban
    Jka B2:B4 adalah L, dan A2:A4 adalah 3 maka (tulis isi C4)

    Terimakasih ka

    1. Rolan Mardani

      Mungkin maksud kakak begini kali ya (contoh rumus untuk cell D2).
      Jika B2 adalah L dan A2 adalah 1, maka C2. Maksud C2 ini adalah untuk menampilkan nilai pada Cell C2 jika kriteria terpenuhi. kalo gitu, coba rumus if ini:
      =IF(AND(B2=”L”,A2=1),$C$2,IF(AND(B2=”L”,A2=2),$C$3,IF(AND(B2=”L”,A2=3),$C$4,”Ada yang Salah”)))
      Note:
      Sesuaikan operator pemisah rumus ( , atau ; )
      Saya menggunakan reference absolute (lambang $) pada cell C2, C3 dan C4 menjadi $C$2, $C$3, dan $C$4. Pastikan udah paham penggunaan reference absolute. Jika belum, coba kunjungi Panduan Cell Reference Excel

  3. RIO

    Selamat Sore,

    Mau tanya kenapa hasil dari rumus IF bertingkat berupa angka tidak bisa di sum ya?

    1. Rolan Mardani

      Harusnya bisa..
      Masnya menulis Rumus IF seperti apa ?

  4. Lamhot

    Cara buat keterangan pake rumus if KK, tp nilai datanya berupa huruf.
    Gimana cara pengerjaan nya??

    1. Rolan Mardani

      Masukkan huruf itu ke dalam rumus (yang tipe data) argument logical_test.
      Misal, Cell A1 dan A2 berisi dua tiga dan empat puluh
      Pengujian:
      Jika dua tiga, maka Yes
      Jika empat puluh, maka No
      Jadi rumus IF untuk Cell A1, =IF(A1=”dua tiga”,”Yes”,IF(A1=”empat puluh”,”No”))
      Note: Sesuaikan operator pemisah rumus (tanda , dan ; )

  5. Why

    Terus perbedaan >90 dan >=90 itu apa ya?satu pakai sama dengan(=),satu tidak.

    1. Rolan Mardani

      Tanda sama dengan itu sama seperti konsep matematika.
      “>” artinya Lebih Besar Dari …
      “>=” artinya Lebih Besar Dari Atau Sama Dengan
      Jadi kalo >90, maka hanya nilai yang lebih besar dari 90 yang masuk kriteria. Misal, 90,1 atau 90,2 dst…
      Kalo >=90, maka nilai 90 atau nilai yg lebih besar akan masuk kriteria.

  6. Galvin

    selamat malam, mau nanya.kak
    ini rumus nya gimana
    “jika nilai 1 dan nilai 2 >= 70 maka lulus, jikak tidak maka gagal”
    nilai 1 : 67
    nilai 2 : 80
    terima kasih kak

    1. R_Mardani

      Gabungan Rumus IF dan AND kak.
      Misalnya, Nilai 1 ada di Cell D1. Dan Nilai 2 ada di Cell E1. Jadi rumus nya:

      =IF(AND(D1>=70,E1>=70),”Lulus”,”Gagal”)

      Note:
      Silahkan sesuaikan operator pemisah rumus yang digunakan komputernya ya (tanda , atau ; )

  7. panji

    Selamat siang, saya ada kendala untuk bikin rumusnya
    ada 2 barang dengan kode item, nama item, jumlah item, dan harga
    pada item pertama ( Kode : MK01, Nama item : Genji) (harga : jika beli di atas >=10;”2000″;”5000″
    Pada item ke dua ( Kode : MK02. Nama item : pimco) ( harga : jika beli di atas >=10 makan 4000″;”7000)

    saya mau buat cara cepatnya dengan menuliskan kode item dan jumlah item yg di beli saja maka hasil akan keluar

    apakah bisa ya?terimakasih

    1. R_Mardani

      Lebih Efisien kalo pake VLOOKUP mas Panji. Tapi kalo item nya cuma 2 dan mas Panji mau pake Rumus IF, bisa juga kok.
      Misalnya data tersusun pada Kolom A (Kode), B (Nama Item), C (Jumlah Item), dan D (Harga).
      Item 1 (yaitu MK01 terletak pada Cell A2. Selanjutnya sesuai dengan urutan kolom di atas.
      Coba gunakan Rumus IF berikut untuk kolom B (Nama Item).
      =IF(A2=”MK01″;”Genji”;IF(A2=”MK02″;”Pimco”;”Kode Salah”))
      Terus gunakan rumus berikut untuk data pada Kolom D (Harga):
      =IF(AND(A2="MK01";C2>=10);2000;IF(AND(A2=" MK01";C2<10);5000;IF(AND(A2=" MK02";C2>=10);4000;IF(AND(A2=" MK02";C2<10);7000;"Data Salah"))))
      Note: Silahkan sesuaikan operator pemisah rumus (tanda , atau ; ) dengan pengaturan komputer mas Panji.
      dan sesuaikan Operator Perbandingan rumus. Saya menggunakan kriteria jika beli 10 atau lebih (>=), maka akan mendapatkan potongan sesuai kode item.

  8. roni

    selamat malam, mau tanya, saya mempunyai sebuah kasus, saya ingin mengambil hasil dari sebuah sel yg berisi fungsi RIGHT/MID/LEFT untuk digunakan sebagai logika tes dalam fungsi IF, namun setelah saya praktekkan hasil fungsi IF menunjukkan “Salah” padahal logika tesnya benar, contoh, saya mengambil 1 karakter dari sel A5 yg berisi string teks ke sel B5 dengan fungsi LEFT, kemudian di sel C5 saya gunakan hasil dari fungsi LEFT pada sel B5 untuk dijadikan logika tes dengan sebuah string di sel A4 untuk menentukan apakah benar/salah, namun hasil yg muncul pada sel C5 salah, padahal pada kenyataannya seharusnya benar, mungkin bisa di bantu untuk tipsnya, atau jika ada fungsi lain selain IF, bisa dibagikan di sini, terima kasih

    1. R_Mardani

      Ga bisa diraba-raba mas.

      Oh ya Cell A4 untuk apa mas ?
      Hmm.. Coba screenshot datanya, terus ubah screenshot nya menjadi link di Website prnt.sc
      terus copy paste link nya ke komentar. Sampai kan tujuannya apa dan dari data apa.

  9. Asyar

    Selamat malam boss,, maaf sy mo minta pencerahannya!!
    Sy ingin ngerekap jumlah laki2 berdasarkan kelompok umur tetapi akan berkurang secara otomatis atau pun tidak terinput jika laki2 tersebut meninggal,, seperti apa rumusnya,, trmksih sebelumnya..

  10. Sindhu

    IF(B7<1583;IF(B6<11;IF(B5<4;0;IF(B5>14;2+INT(B41/4)-B41;”TANGGAL SALAH”));2+INT(B41/4)-B41);2+INT(B41/4)-B41)

    Kalau rumus ini penjabarannya bagaimana?

  11. BKPP

    gimana caranya jika mengkonversi Text menjadi Angka dengan menggunakan Fungsi IF. Misalnya saya ingin mendapatkan data tentang jenjang pendidikan responden. Masing-masing jenjang responden yang memberi jawaban saya beri skor. Jika menjawab S3 saya beri skor 30, S2:25, S1:15, D3:10, D2/SLTA::5, <SLTA:1. Gimana cara konfigurasi rumus IF untuk persoalan saya ini? Apakah bisa seperti ini: =IF(G2=”S3″,30; IF(G2=”S2″,25; IF(G2=”S1″,15; IF(G2=”D3″,10; IF(G2=”D2″,5; 1))))). Terima Ka

    1. R_Mardani

      Ada 2 point yang akan saya bahas

      1. Tanda pemisah
        Perhatikan tanda pemisah fungsi nya pak. Yang itu loh koma (,) dan titik koma (;).
        Sesuaikan dengan format yg di gunakan di perangkat bapak.
        Kalau pakai titik koma, ya pakai titik koma semua.
        Contoh pakai titik koma
        =IF(G2=”S3″;30;IF(G2=”S2″;25;IF(G2=”S1″;15;IF(G2=”D3″;10;
        IF(G2=”D2″;5;1)))))
        Begitu juga jika pakai tanda koma.

      2. Desain File
        Saya belum tergambar model data yang bapak gunakan.
        Pakai fungsi excel tergantung kondisi pak.
        Misal..
        Jika responden melakukan input data pada cell G2.
        Sedangkan bapak ingin menampilkan konversi data pada cell G2 juga.
        Maka fungsi if saja tidak efektif digunakan. Lebih baik gunakan gabungan condition formating dan fungsi if

      Kondisi ke 2
      Responden input data pada cell F2.
      Bapak ingin menampilkan hasil konversi di cell G2.
      Kondisi ini bisa menggunakan fungsi if.

    2. Sukari

      Selamat pagi,
      Mau tanya gimana caranya membuat rumus
      =IF(kolom nilai=”kolom nilai” ;”tanda centang” ;””)
      Yang mau saya tanyakan cara ngetik tanda centang pada rumus itu bagaimana.
      Terimakasih sebelumnya, mohon kesediaan ya untuk memberi jawabannya

      1. R_Mardani

        Lebih bagus pake conditional Formatting sih kak.
        Tapi kalo tetap mau pake Rumus IF, coba copy rumus ini ke formula bar.
        =IF(Kolom Nilai=”Kolom Nilai”;”✓”;””)
        Note: Sesuaikan logical_test nya ya.

Tinggalkan Balasan