Anda disini: M Jurnal » Rumus Excel » 5 Contoh Cara Menghitung Persentase (%) Excel Yang Benar

5 Contoh Cara Menghitung Persentase (%) Excel Yang Benar

Excel tidak menyediakan Fungsi khusus untuk menghitung persentase, namun Anda bisa menggunakan rumus pembagian dan Format Number – Percent Style untuk menghitung persen.

Penting! Sebelum Anda melanjutkan, Software Excel Saya menggunakan Format English. Artinya koma berarti titik. Dan Titik berarti koma. Silahkan Pelajari tentang Format English dan Indonesia Excel Anda.

Anda juga bisa menulis bilangan desimal kemudian mengubahnya menjadi persen (%). Misalnya Saya ingin menulis 50%, perhatikan contoh cara menghitung persentase Excel berikut:

Cara menghitung persen excel
  1. Pertama, ketik =1/2 atau 0.5 pada cell A1. Kemudian tekan Enter.
  2. Kedua, pilih / klik Cell A1 kemudian klik Tab Home
  3. Ketiga, pada Number Group, klik Icon Percent Style atau bisa juga dengan Pintasan Keyboard CTRL + SHIFT + %. Berikut hasilnya:
Rumus Persen Excel

Excel secara otomatis mengubah angka desimal 0.5 menjadi 50%. Namun Saya yakin contoh ini terlalu sederhana dan mungkin bukan yang Anda butuhkan.

Karena dalam penggunaan persentase, Anda bisa menghitung diskon, pertambahan nilai, pengurangan nilai ataupun perkembangan.

Untuk memahami contoh berikut nya, ada baiknya Anda memahami konsep bilangan persentase terlebih dahulu.

Konsep Bilangan Persentase

Bilangan Persentase dalam matematika adalah bilangan perseratus atau sebuah angka (rasio) untuk menyatakan bilangan pecahan dari seratus.

Misalnya, ada 4 orang siswa. 2 dari siswa tersebut menggunakan kaca mata baca. Maka persentase siswa yang menggunakan kaca mata baca adalah 2/4 = 0.5 = 50%

Penjelasan: Dalam matematika, ketika Anda ingin mengubah bilangan desimal menjadi persentase, maka Anda harus mengali pecahan tersebut dengan 100. Sehingga pada contoh ini, 0.5 x 100 = 50. Kemudian, tambahkan simbol persen (%) diakhir bilangan menjadi 50%.

Note: Penjelasan diatas adalah konsep persentase dalam matematika. Berbeda dengan Excel, Anda tidak perlu mengali bilangan desimal dengan 100 untuk mengubahnya menjadi persen.

Saya yakin Anda sudah paham alasannya. Coba lihat contoh pertama pada awal panduan ini. Saya menghitung 1/2. Sudah jelas hasilnya adalah 0.5.

Jika dalam matematika, Anda harus mengali 0.5 dengan 100 untuk mengubahnya menjadi 50%. Namun, dalam Excel, Anda hanya perlu klik Icon Percent Style untuk mengubahnya menjadi 50%.

Karena Excel secara otomatis mengali bilangan desimal dengan angka 100 dan menyisipkan simbol persen (%) pada hasil.

Untuk menambah pemahaman Anda, berikut Saya berikan 5 contoh menghitung persentase menggunakan Excel

Contoh Menghitung Persentase Excel

Sebagai bahan latihan kali ini, silahkan download atau gunakan Excel Online berikut:

Note:
1. Silahkan klik Icon Full Screen Pada Sudut Kanan Bawah File Excel Online berikut untuk menggunakan fitur Excel Online.
2. Klik Icon Download (gambar selembar kertas dengan tanda panah kebawah) pada baris sudut kanan bawah File Excel Online berikut untuk download file.
3. Jika Link Download atau Excel Online Error, silahkan beritahu Saya melalui kolom komentar (Terima kasih 🙂 ).

#1 Penjumlahan, Pengurangan, Perkalian dan Pembagian Persentase

Sebagai contoh, Saya akan menghitung penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian antara kolom B dan Kolom C. Hasilnya akan Saya tampilkan pada Kolom D. Data awal tampil seperti gambar berikut:

Cara menghitung persen di excel

Silahkan gunakan rumus penjumlahan pada Cell D2 yaitu =B2+C2, rumus pengurangan pada Cell D3 yaitu =B3-C3, rumus perkalian pada Cell D4 yaitu =B4*C4 dan rumus pembagian biasa pada Cell D5 yaitu =B5/C5.

Secara default, Excel tidak langsung mengubah hasil menjadi Format Persen. Untuk mengubahnya ke persentase, silahkan pilih (blok) Cell D2, D3, D4 dan D5. Kemudian klik Tab Home dan klik Icon Percent Style. Berikut hasilnya:

Rumus Persentase di Microsoft Excel

Dengan ini Saya yakin Anda sudah paham, meskipun Anda mengurangi / menjumlahkan / mengalikan / membagi bilangan desimal (misal 0.32) dengan bilangan persentase (misal 8%), Anda tetap bisa mengubah format hasil menjadi persentse dengan klik Icon Percent Style.

Penting! Untuk menambah dan mengurangi jumlah angka dibelakang koma (desimal), silahkan kunjungi Panduan Desimal Excel.

#2 Menghitung Nilai Diskon

Sebagai contoh, katakanlah harga awal Produk A Rp 200,000. Kemudian Anda mendapatkan diskon 20%. Berapa diskon (dalam Rp) yang Anda dapatkan ? Silahkan ikuti tahap-tahap berikut:

Cara Menghitung diskon di Excel
  1. Pertama, untuk menghitung diskon (Rp), silahkan ketik sama dengan “=” pada Cell C2
  2. Kedua, klik harga awal (Cell A2). Kemudian ketik simbol asteriks (*) untuk perkalian.
  3. Ketiga, klik persentase diskon (Cell B2). Kemudian tekan enter. Berikut hasilnya:
Rumus Diskon

Excel memberikan hasil Rp 40,000. Apa itu benar ? Coba kita lihat, rumus yang kita masukkan adalah =A2*B2 artinya Rp 200,000 x 20%. Sehingga Excel menghitung 200,000 x 20 = 4,000,000 kemudian membaginya dengan 100 sehingga menjadi 40,000.

Dengan kata lain, 20% dari 200,000 adalah 40,000. Artinya Anda mendapatkan potongan sebesar 40,000 dari harga awal.

#3 Menghitung Pengurangan Nilai Dengan Persentase

Selanjutnya, untuk menghitung berapa harga akhir setelah diskon, Anda hanya perlu mengurangi Harga Awal dengan Diskon (Rp). Dalam contoh ini Rp 200,000 – Rp 40,000 = Rp 160,000.

Namun, bagaimana caranya jika Anda tidak memiliki nilai Diskon (Rp) pada Kolom C ? Untuk contoh ini, silahkan gunakan rumus diskon berikut:

cara menghitung pengurangan nilai berdasarkan persentase Excel
  1. Pertama, ketik tanda sama dengan pada cell D2
  2. Kedua, klik Harga Awal (Cell A2) kemudian ketik simbol Dash (tanda kurang)
  3. Ketiga, masukkan rumus untuk menghitung Diskon (Rp) yaitu A2*B2. Kemudian tekan Enter, berikut hasilnya:
Pengurangan nilai berdasarkan persen

Mudah bukan ? Excel memberikan hasil Rp 160,000. Yaitu hasil dari Rp 200,000 – Rp 200,000 x 20% = Rp 200,000 – Rp 40,000 = Rp 160,000.

#4 Menghitung Pertambahan Nilai dengan Persentase

Contoh ini berguna jika Anda ingin meningkatkan atau menambah suatu nilai dengan sebuah persentase tertentu. Contoh sederhananya, Saya memiliki nilai 100 pada Cell A1 dan 20% pada Cell B2. Saya ingin meningkatkan nilai 100 sebesar 20%. Caranya, silahkan ikuti tahap-tahap berikut:

Cara menghitung pertambahan nilai berdasarkan persentase Excel
  1. Pertama, ketik tanda sama dengan pada Cell C1
  2. Kedua, klik Cell A1 sebagai nilai yang ingin kita tingkatkan.
  3. Ketiga, ketik simbol asteriks (*).
  4. Terakhir, masukkan rumus (1+B1) kemudian tekan Enter. Berikut hasilnya:
Rumus pertambahan nilai berdasarkan persen

Penjelasan: dengan rumus =A1*(1+B1), Excel akan menghitung Pertambahan Nilai dengan cara berikut: =100 x (1+20%) = 100 x 120% = 120.

Kenapa (1+20%) menjadi 120% ? Karena 1 adalah 100%. Jadi 1+20% = 100%+20% = 120%.

Sebetulnya untuk apa sih menghitung Pertambahan nilai menggunakan Persentase ? Salah satu contohnya, coba perhatikan gambar berikut:

Cara menghitung Pertambahan nilai berdasarkan Persentase Excel

Tabel di atas adalah tabel Anggaran Promosi PT M JURNAL COM untuk tahun 2019 – 2026. Data Anggaran saat ini, terlihat pada Kolom B.

Setiap tahun, Team Marketing menganalisa dan memutuskan untuk meningkatkan atau mengurangi Anggaran Promosi. Persentase peningkatan atau penurunan terlihat pada kolom C.

Sementara itu, kolom E adalah Total Anggaran tahun berikutnya setelah perubahan (berdasarkan persentase).

Dalam contoh ini, kita akan menghitung peningkatan anggaran promosi tahun berikut nya berdasarkan persentase. Silahkan gunakan rumus =B4*(1+C4) pada Cell E4 seperti cara sebelumnya. Hasilnya akan terlihat seperti gambar berikut:

Pertambahan nilai berdasarkan Persen

Kemudian silahkan lakukan AutoFill atau Copy-Paste Rumus untuk menghitung Peningkatan Anggaran Promosi Tahun selanjutnya. Berikut hasilnya:

AutoFill

Penting! Saya menggunakan Fungsi IF pada Cell B5 untuk mengambil nilai pada Cell E4.

Sehingga dengan template ini, Team Marketing M JURNAL hanya perlu mengisi kolom C setiap tahunnya untuk menghitung Pertambahan atau pengurangan anggaran promosi.

#5 Menghitung Pertumbuhan dengan Persentase

Persentase juga sering digunakan untuk menghitung Pertumbuhan sebuah data dari waktu ke waktu. Misalnya, silahkan buka Sheet Pertumbuhan atau perhatikan gambar berikut:

Rumus Pertumbuhan berdasarkan persentase excel

Pada Kolom B tertera nilai Laba Bersih PT M JURNAL COM dari tahun 2011 sampai 2017. Tentu team Analisis ingin tahu berapa persentase pertumbuhan Laba Bersih dari tahun ke tahun. Apakah positif atau negatif dan seberapa besar pertumbuhannya.

Untuk contoh ini, silahkan gunakan Rumus Persentase Pertumbuhan berikut:

Cara menghitung perkembangan berdasarkan persen
  1. Pertama, ketik tanda sama dengan pada Cell C6 kemudian ketik tanda buka kurung “(“
  2. Kedua, klik data Laba Bersih tahun ini yang sebaris dengan cell C6 yaitu Cell B6 kemudian ketik simbol dash (tanda kurang).
  3. Ketiga, klik data Laba Bersih tahun sebelumnya yaitu Cell B5 kemudian ketik tanda tutup kurung “)”
  4. Keempat, ketik simbol Slash (/) untuk membagi.
  5. Kelima, klik data Laba Bersih tahun sebelumnya yaitu Cell B5 kemudian tekan Enter dan lakukan AutoFill atau Copy-Paste Rumus
  6. Terakhir, Silahkan ubah Format Number menjadi Persentase dengan cara klik Icon Percent Style pada Tab Home. Berikut hasilnya:
Rumus perkembangan berdasarkan persen

Dari data diatas, Anda bisa lihat, terjadi penurunan Laba Bersih PT M JURNAL COM sebesar 5% pada tahun 2014. Sementara pada tahun lainnya, Laba Bersih PT M JURNAL COM cenderung meningkat.

Note: Kenapa Pertumbuhan Tahun 2011 (Cell C5) tidak ada ? Karena data Sebelum tahun 2011 tidak tersedia. Jadi untuk menghitung persentase pertumbuhan, Anda perlu memiliki data saat ini dan data periode sebelumnya.

Lalu apa selanjutnya ? Silahkan tambah pengetahuan Anda dengan memilih salah satu Panduan pada Pintasan Panduan Rumus VS Fungsi Excel berikut. Atau Kunjungi Pusat Panduan Excel M Jurnal.

Pintasan Panduan Rumus & Fungsi Excel

  1. Rumus VS Fungsi: Perbedaan rumus dan fungsi serta contoh-contoh rumus (seperti perkalian, pembagian, pangkat dll)
  2. Subtract: Rumus Pengurangan pada Excel
  3. Multiply: Rumus Perkalian pada Excel
  4. Divide: Rumus Pembagian pada Excel
  5. Square Root: Rumus Menghitung Akar dan Kuadrat (Pangkat).
  6. Percentage: (Anda Disini).
  7. Named Range: Cara membuat Range bernama agar rumus lebih mudah di pahami
  8. Dynamic Named Range: Range bernama dinamis dapat meluas secara otomatis ketika Anda menambahkan Cell baru dalam Named Range.
  9. Paste Options: Beberapa pilihan Paste Spesial Excel (berguna jika Anda menyalin cell yang menggunakan rumus, conditional formatting, data validation, format cell dll)
  10. Not Equal To: Contoh menggunakan rumus “Tidak sama dengan <>”.
  11. Cm to Inches: Cara mengubah satuan centimeter ke inchi.

Komentar Paling Lambat di Balas Pukul 23:59.