Level 3

Analisa Data

Di Level 3 (Analisis Data) ini, Anda akan mempelajari semua cara olah data di Excel. Misalnya, Anda juga akan mempelajari tentang tools pengolah data paling populer di Excel, yaitu Pivot Tabel

BAB 1 – Sorting

  1. Sort: Cara mengurutkan data di Excel (1 kolom, 2 atau lebih kolom, dan custom)
  2. Sort by Color: Cara mengurutkan data berdasarkan warna Cell
  3. Reverse List: Cara membalikkan urutan data
  4. Randomize List: Cara mengacak data di Excel

BAB 2 – Filter

  1. Filter: Cara Memfilter Data Tertentu
  2. Number and Text Filters: Memfilter Data berdasarkan Angka dan Teks
  3. Date Filters: Memfilter Data berdasarkan Tanggal Tertentu
  4. Advanced Filter: Memfilter Data Berdasarkan Kriteria Tertentu (Bisa Menggunakan Fungsi Excel)
  5. Data Form: Cara Membuat Form Input Data (seperti data stok barang, absensi karyawan, data karyawan, data penjualan dll.)
  6. Remove Duplicates: 3 Cara Terbaik Menghapus Data Duplikat
  7. Outlining Data: Mengelompokkan Data (Grouping) untuk Membuat Subtotal Khusus
  8. Subtotal: Menampilkan Subtotal berdasarkan Filter Data.

BAB 3 – Conditional Formatting

  1. Conditional Formatting: Menyoroti (Highlight) Cell / Range dengan Kondisi tertentu.
  2. Manage Rules: Mengatur Conditional Formatting yang sudah ada dalam WorkSheets
  3. Data Bars: Membuat Data Bar pada Cell untuk memberikan gambaran tentang data Anda dalam bentuk Bar Chart Mini.
  4. Color Scales: Membuat Color Scales untuk memberikan gambaran tentang data Anda dalam bentuk warna visual
  5. Icon Sets: Membuat Icon Sets untuk memberikan gambaran tentang data Anda dalam bentuk Icon
  6. Find Duplicates: Mencari Data yang Sama dan Memberikan Tanda (Menyorotinya)
  7. Compare Two Lists: Membandingkan 2 list lalu memberikan tanda pada cell dengan kondisi yang dapat ditentukan.
  8. Conflicting Rules: Konflik yang terjadi antara Setiap Conditional Formatting dan cara mengatasinya.
  9. Checklist: Cara membuat Checklist Box pada Cell tertentu dan menggabungkannya dengan Conditional Formatting.
  10. Heat Map: Membuat Heat Map menarik (Contoh: Visualisasi Trafik Website dalam bentuk Kalender)

BAB 4 – Charts

  1. Charts: Cara membuat, mengubah dan mengganti grafik di Excel
  2. Column Chart: Semua tentang Column Chart.
  3. Line Chart: Semua tentang Line Chart
  4. Pie Chart: Semua tentang Pie Chart
  5. Bar Chart: Semua tentang Bar Chart
  6. Area Chart: Semua tentang Area Chart
  7. Scatter Plot: Semua tentang Scatter Plot
  8. Data Series: Cara mengubah dan mengatur sumber data pada grafik
  9. Axes: Mengatur sumbu X (horizontal) dan Y (vertikal) pada grafik.
  10. Chart Sheet: Cara memindahkan Chart (Grafik) ke 1 sheet khusus.
  11. Trendline: Cara menambahkan Trendline pada Grafik (Chart)
  12. Error Bars: Cara menambahkan Error Bars pada Chart
  13. Sparklines: Cara menambahkan Grafik mini ke dalam 1 Cell. Contoh complete
  14. Combination Chart: Cara menggunakan 2 grafik kedalam 1 chart.
  15. Gauge Chart: Cara membuat diagram pengukur (seperti speedometer) lengkap
  16. Thermomenter Chart: Cara membuat indikator pengukur pencapaian tujuan menggunakan grafik thermometer
  17. Gantt Chart: Cara membuat Gantt Chart yang tidak ada pada pengaturan default Excel
  18. Pareto Chart: Cara memubat Pareto Chart.

BAB 5 – Pivot Tables

  1. Pivot Table: Cara Insert Pivot Table untuk membuat laporan.
  2. Group Pivot Table: Mengelompokkan Data Pivot Table berdasarkan Tanggal, Produk, Kategori, dll.
  3. Pivot Table Multi-Level: Membuat Laporan Pivot Table Multi Rows, Multi Columns, Multi Values, Multi Filters dll
  4. Frequency Distribution: Membuat Distribusi Frekuensi (seperti histogram) menggunakan Pivot Tabel.
  5. Pivot Chart: Membuat Pivot Chart pada Laporan Pivot Tabel.
  6. Slicers: Cara Menggunakan Slicers untuk Memfilter Data Pivot Table dan Membuat Laporan yang Lebih menarik.
  7. Update Pivot Table: Cara Update atau Mengubah Sumber Data Pivot Table
  8. Calculated Field / Item: Mengubah metode kalkulasi values, menggunakan gabungan rumus / fungsi (seperti IF dll) untuk perhitungan laporan yang lebih kompleks.
  9. GETPIVOTDATA: Cara menggunakan Fungsi GETPIVOTDATA untuk mengambil data pivot table tanpa kesalahan.

BAB 6 – Tables

  1. Tables: Cara Membuat Tabel dan Kustomisasi Tabel
  2. Structured References: Referensi terstruktur pada Tabel untuk membuat rumus / fungsi lebih mudah dipahami.
  3. Table Styles: Cara mengganti dan mengatur desain tabel

BAB 7 – What-If Analysis

  1. What-If Analysis: Contoh menguasai fitur What-If Analysis Excel lengkap. (Different Scenarios, Scenario Summary, dan Goal Seek)
  2. Data Table: Mengenal Data Table pada What-If Analysis (One Variable dan Two Variable)
  3. Goal Seek: Contoh Goal Seek lengkap.
  4. Quadratic Equation: Contoh menggunakan What-If Analysis untuk persamaan kuadrat dll.

BAB 8 – Solver

  1. Solver: Cara menggunakan Solver pada Excel untuk menemukan solusi optimal untuk semua jenis masalah keputusan.
  2. Transportation Problem: Contoh penggunaan solver 1
  3. Assignment Problem: Contoh penggunaan solver 2
  4. Shortest Path Probelm: Contoh penggunaan Solver 3
  5. Maximum Flow Problem: Contoh penggunaan Solver 4
  6. Capital Investment: Contoh penggunaan Solver 5
  7. Sensitivity Analysis: Cara membuat laporan sensitifitas pada Solver

BAB 9 – Analysis ToolPak

  1. Analysis ToolPak: Mengenal add-in Analysis Toolpak untuk analisis data keuangan, statistik dan teknik.
  2. Histogram: Cara membuat histogram menggunakan Analysis Toolpak
  3. Descriptive Statistics: Cara analisis statistik deskriptif menggunakan Analysis Toolpak
  4. ANOVA: Cara analisis varians (one-way ANOVA) pada Excel
  5. F-Test: Cara Uji F menggunakan Excel
  6. t-Test: Cara uji t menggunakan Excel
  7. Moving Average: Cara membuat grafik Moving Average menggunakan Excel.
  8. Exponential Smoothing: Cara membuat grafik Exponential Smoothing Moving Average pada Excel
  9. Correlation: Uji Corrrelation menggunakan Excel.
  10. Regression: Cara uji Regresi Linier menggunakan Excel.

Prev: Level 2 | Rumus & Fungsi Excel

Next: Level 4 | VBA