Cara Membuat Website Keren Menggunakan WordPress

Bisakah membuat website keren hanya menggunakan WordPress dan Bagaimana caranya ? Tentu Bisa, Bahkan Sangat Bisa. Dan pada Panduan ini, Anda akan mempelajari pembuatan website wordpress dari nol sampai sukses.

Perkembangan teknologi sangat pesat. Saat ini Anda tidak perlu pusing tentang pemrograman untuk membuat sebuah website. Bahkan Anda juga bisa membuat website menggunakan HP baik itu untuk blog, sekolah, perusahaan ataupun organisasai.

Setidaknya ada 3 tahapan utama yang harus Anda lakukan dalam membuat sebuah website menggunakan wordpress sebagai berikut:

  1. Tentukan Tujuan Website: Tujuan Anda membuat website harus jelas agar proses pembuatan website tidak terhambat.
  2. Piliih Hosting dan Domain Gratis atau Berbayar: Yang gratis tentu lebih terbatas. Sementara yang berbayar tentu bisa mengembangkan website Anda kedepannya.
  3. Instal dan Setting Dasar Website: Jika Anda sudah tentukan dua langkah tersebut, selanjutnya Anda hanya perlu instal dan setting dasar website pada hosting.

Penting! Saya anggap Anda sudah tahu apa perbedaan wordpress.com (hosted) dan wordpress.org (Self-hosted). Jadi Saya tidak akan menjelaskan perbedaan dan keuntungannya.

Di panduan ini, Anda akan belajar cara membuat website menggunakan WordPress Self-hosted. Mari pelajari satu per satu.

Tentukan Tujuan Website

Pertama, Jika Anda ingin membuat website hanya untuk belajar, maka silahkan gunakan WordPress.com. Namun perlu Anda ketahui, Anda tidak bisa monetisasi website gratis dari WordPress.com (hosted) seperti menggunakan Google Adsense atau MGID. Anda harus membayar sejumlah tertentu untuk monetisasi situs.

Walaupun demikian, jika Anda sudah terlanjur menggunakan wordpress hosted dan berencana ingin memonetisasi situs Anda dengan WordPress Self-Hosted, Anda bisa membuat Redirect domain. Prosesnya akan Saya bahas pada panduan terpisah.

Kedua, Jika Anda ingin membuat Website untuk membuat Blog, Portofolio, Bisnis, ataupun Toko Online (E-Commerce), maka Saya rekomendasikan untuk menggunakan WordPress.org (Self-Hosted).

Kenapa demikian ? Karena WordPress Self-Hosted memiliki keleluasaan lebih untuk mendukung pembuatan website yang lebih kompleks. Anda juga bisa me-monetisasi situs (misal: menggunakan Google Adsense, MGID dll) untuk menghasilkan uang dari blog Website.

Apakah Anda sudah menentukan tujuan ? Sedikit gambaran saja, Jika Anda ingin menghasilkan uang dari website, maka lebih baik gunakan WordPress Self-Hosted kemudian lanjutkan membaca tutorial ini untuk membuat blog Anda.

Note: Jika Anda ingin membuat Web Toko Online (E Commerce), ada baiknya ikuti Panduan Membuat Web Toko Online Menggunakan Woocommerce dari WordPress. Karena Panduan tersebut sudah Saya susun sesuai tujuan pembuatan Website.

Tentukan Domain dan Hosting Website

Domain adalah alamat website Anda. Misalnya mjurnal.com merupakan domain M Jurnal. Nah pilihlah alamat domain yang mudah diingat dan cenderung relevan dengan niche website Anda (jika Anda menggunakan niche).

Jika Anda ingin membuat banyak pokok bahasan pada Website (tidak terfokuss pada niche tertentu) atau untuk membuat Website Toko Online, tentu nama domain sangat penting sebagai brand Anda.

Domain merupakan Brand dari Sebuah Website

“R Mardani”

Misalnya, Brand Fashion “Brodo” dan “Orca”. Mereka membuat alamat domain website dengan nama brand mereka yaitu “bro.do” dan “Orca.id”.

Contoh lainnya, Website Panduan yang saat ini Anda kunjungi “M Jurnal” dengan domain “mjurnal.com”.

Bagaimana cara menentukan nama domain ? tidak perlu pusing-pusing, Jika Anda sudah memiliki nama brand, Anda bisa menggunakan nama brand tersebut.

Jika Anda belum memiliki brand, maka cobalah pikirkan nama website yang kemungkinan besar mudah diingat orang lain.

Sementara itu, Hosting bisa juga disebut sebuah memory yang menyimpan semua data-data website Anda.

Dimana Tempat Sewa Domain dan Hosting ?

Saat ini banyak kok penyedia layanan host Indonesia yang bagus. Misalnya seperti Niagahoster, RumahWeb, Exabytes, Domainesia, DewaWeb, Hostinger dll.

Penyedia layanan host mana yang terbaik ? Saya tidak bisa mengatakan mana yang terbaik. Saya sendiri belum melakukan riset tentang ini.

Tapi, Saya punya tipsnya. Lihat track record penyedia layanan host tersebut. Lihat testimoninya, atau tanya teman Anda yang sudah menggunakan layanan tersebut.

Kabar baiknya, harga domain dan hosting di Indonesia tidak semahal yang dibayangkan. Untuk domain berekstensi .com, harga mulai 100.000 – 200.000 per Tahun. Jadi perbulan kurang lebih 10.000-an.

Sementara hosting juga ada yang murah. Bahkan ada yang mulai dari 25.000-an perbulan. Jadi kurang lebih Anda hanya mengeluarkan uang 35.000 perbulan untuk menyewa domain dan hosting.

Jika Anda monetisasi web / blog Anda dengan Adsense dan mendapatkan Unique Visitor (orang yang mengunjungi web Anda) sebanyak 1.000, Insya Allah biaya sewa itu akan kembali dan bahkan bisa lebih.

Jika Anda sudah menyewa Domain dan Hosting, selanjutnya kita mulai instal WordPress Anda.

Penting! Saya uji coba menggunakan layanan RumahWeb dengan WordPress Hosting. WordPress Hosting RumahWeb menggunakan Plesk Panel. Jika Anda menggunakan CPanel, maka tutorial nya tentu sedikit berbeda.

Setelah Anda menyewa domain dan hosting, silahkan masuk ke Panel Host (dalam contoh ini Plesk Panel). Kemudian ikuti tahap Instal dan Setting WordPress berikut.

Apapun Tujuan Anda Membuat Website dengan WordPress (Untuk Blog, Personal, Bisnis, atau Toko Online), Instal WordPress Wajib dilakukan.

“R Mardani”

Instal dan Setting WordPress

Silahkan login ke dashboard Plesk Panel. Anda bisa melakukannya melalui Client Zone Rumah Web atau penyedia layanan host lainnya. Kurang lebih tampilan dashboard Plesk Panel seperti berikut:

Cara instal WordPress melalui hosting Plesk Panel

Untuk menginstal WordPress, Anda hanya perlu klik Instal seperti gambar di atas. Kemudian atur beberapa bagian instalan Web seperti gambar berikut:

Cara Instal WordPress Self Hosted Melalui Hosting Plesk Panel
  1. Pertama, Instalation Path adalah folder sebagai tempat menginstal WordPress pada Hosting Anda. Silahkan ubah http menjadi https, kemudian pilih domain Anda jika Anda memiliki banyak domain dalam hosting tersebut. Lalu form paling kanan biarkan saja kosong.
  2. Kedua, ketik nama Website Anda. Misalnya website ini Saya beri nama M Jurnal
  3. Ketiga, Plugin / Theme set biarkan saja None. Bagian ini bisa Anda atur lebih leluasa setelah instal WordPress. Kemudian pilih bahasa Website yang Anda inginkan dan Pilih WordPress Versi Terakhir.
  4. Keempat, bagian WordPress Administrator adalah detail akun login Admin yang bisa melakukan apapun di Website Anda. Buatlah Username dan Pasword baru (bukan Username dan Pasword untuk login ke Hosting ya). Kemudian masukkan alamat email aktif yang Anda gunakan.
  5. Kelima, bagian Database dan Automatic Update Settings bisa Anda atur. Namun jika Anda masih awam dengan bagian ini, biarkan saja pengaturan default, sudah oke kok. Selanjutnya klik Instal.

Silahkan tunggu proses instalasi selesai kurang lebih 5 menit. Jika sudah, biasanya akan muncul peringatan instal Plugin. Klik aja No, thanks. Instal plugin akan kita lakukan melalui dashboard WordPress saja. Kurang lebih tampilan WordPress Self-Hosted Anda yang telah terinstal seperti berikut:

WordPress pada Plesk Panel - Update Security

Ada bagian yang harus Anda atur seperti Security Status dan SSL/TLS. Pertama kita atur Security Status terlebih dahulu. Silahkan klik View seperti gambar di atas kemudian setting beberapa bagian seperti gambar berikut:

Update Security Status

Update security WordPress melalui hosting Plesk Panel
  1. Pertama, biasanya ketika instal WordPress baru, beberapa Security host belum terupdate. Tandanya terdapat peringatan pada security yang perlu Anda update. Centang saja security tersebut.
  2. Kedua, klik Secure dan tunggu proses sampai selesai.

Note: Jika tidak ada peringatan security, Anda bisa melakukan pengecekan dengan cara klik Check Security

Instal Sertifikat SSL Website

Apapun tujuan situs Website Anda, sertifikat SSL sangat penting. Website dengan sertifikat SSL lebih aman dari pada yang tidak menggunakannya.

Tapi tenang, saat artikel ini Saya tulis, semua penyedia layanan hosting memberikan Sertifikat SSL gratis (included dengan hosting). Jadi Anda hanya perlu mengaturnya saja seperti tahap-tahap berikut:

Instal sertifikat SSL untuk WordPress Self Hosted pada Hosting Plesk Panel
  1. Pertama, Pada Dashboard Plesk Panel, klik Website & Domain.
  2. Kedua, pada bagian domain, klik Let’s Encrypt. Kemudian muncul setting SSL sebagai berikut:
Cara instal Sertifikat SSL untuk WordPress pada Hosting Plesk Panel
  1. Pertama, masukkan alamat email aktif Anda.
  2. Kedua, centang bagian “Included the www….” dan “secure webmail”. Bagian ini untuk memberikan akses SSL untuk domain Anda (baik menggunakan www atau tidak) dan untuk Webmail atas domain Anda.
  3. Ketiga, klik Ok untuk melanjutkan dan tunggu proses sampai selesai. Jika sudah, informasi berhasil instal SSL akan muncul.

Ubah Versi PHP

Bagian ini sangat penting sekali. Kenapa ? Karena semakin baru Versi WordPress yang Anda instal, maka tingkat keamanan juga semakin bagus dan terbarukan.

Semakin meningkat versi WordPress, maka membutuhkan versi PHP yang lebih tinggi. Ini untuk mencegah terjadinya peretasan (hacking) di situs Anda.

Tapi, sebagain host tidak memberikan versi PHP terbaru. Oleh karena itu Anda harus mengubahnya sendiri. Silahkan ikuti tahap-tahap berikut:

Ubah Versi PHP WordPress pada Hosting Plesk Panel
  1. Pertama, ketik PHP pada form pencarian di dashboard Plesk Panel.
  2. Kedua, klik PHP Selector, kemudian membuka halaman berikut:
Cara ubah versi PHP WordPress pada Hosting Plesk Panel
  1. Pertama, klik Tab General, kemudian klik Dropdown PHP Version.
  2. Kedua, klik Versi 7.3 atau yang lebih baru sesuai kebutuhan Anda.
  3. Ketiga, klik Save untuk melanjutkan.

Jika sudah, artinya setting dasar pada Dashboard Plesk Panel sudah selesai. Tapi sebenarnya masih banyak hal yang dapat Anda lakukan pada dashboard panel ini. Nanti akan kita pelajari secara bertahap.

Selanjutnya, jika Anda ingin mengetahui tampilan depan (Front End) website Anda, silahkan ketik domain Anda seperti berikut: mjurnal.com. Silahkan ubah mjurnal menjadi nama domain Anda.

Secara default, WordPress akan menggunakan Theme standar mereka pada website Anda seperti gambar berikut:

Contoh Default Website menggunakan WordPress Theme Bawaan

Tapi tenang, Anda bisa mengganti tampilan ini pada dashboard WordPress ataupun melalui Plesk Panel. Kita akan pelajari secara bertahap pada Sub-Bab selanjutnya. (Lihat Pintasan Panduan WordPress pada akhir artikel ini).

Cara Masuk Dahsboard WordPress

Ada 2 cara masuk ke Dashboard WordPress yaitu melalui link dan melalui Hosting.

Jika menggunakan link, apapun jenis Panel Anda (CPanel atau Plesk Panel), Anda tetap bisa melakukan login. Caranya ketik alamat web Anda seperti berikut: mjurnal.com/wp-admin/

Note:
Silahkan ubah mjurnal.com menjadi domain Anda

Kemudian halaman login WordPress akan terbuka seperti gambar berikut:

Cara login Website ke Dashboard Wp admin

Silahkan masukkan Nama Pengguna atau Alamat Email dan Sandi Administrator yang sudah Anda buat pada Tahap Instal dan Setting WordPress di atas. Kemudian klik Login.

Namun, jika Anda login melalui Hosting (Plesk atau CPanel), Anda tidak perlu memasukkan Nama Pengguna atau Alamat Email dan Sandi. Anda hanya perlu klik tombol login pada Panel seperti gambar berikut (untuk Plesk Panel):

Cara login Dashboard Website WordPress melalui hosting plesk panel

Secara otomatis Plesk Panel akan Redirect dan membuka Dashboard WordPress Admin Anda. Dan secara default, tampilan dashboard WordPress seperti berikut:

Belajar Dashboard WordPress selft hosted

Apa Saja yang Bisa Anda Lakukan Pada Dashboard WordPress ?

Terdapat beberapa menu untuk menjalankan dan mengembangkan Website WordPress Anda. Berikut penjelasannya:

  1. Dasbor adalah Menu utama yang menjelaskan sekilas tentang situs WordPress Anda. Pada menu ini terdapat Sub-Menu Beranda dan Pembaruan.
  2. Pos adalah Menu untuk membuat dan mengatur Postingan (artikel), kategori postingan dan tag postingan pada website Anda.
  3. Media adalah menu untuk mengatur media (bisa berupa gambar, video dll) yang sudah Anda upload ke Website.
  4. Laman adalah menu untuk mengatur Halaman Website. Perlu Anda ketahui, Laman / Halaman Website dan Pos / Artikel itu tidak sama. Kegunaannya berbeda. Saya bahas pada BAB 3 di Pusat Panduan WordPress M Jurnal.
  5. Komentar adalah menu untuk mengatur komentar pada website. Anda bisa menjadikan harus dimoderasi untuk mencegah spam.
  6. Tampilan adalah menu untuk mengatur tema (tampilan) website Anda seperti mengatur Menu Utama, Widget, Warna Button dll.
  7. Plugin adalah menu untuk mengatur Plugin pada WordPress. Banyak hal yang bisa Anda pelajari terkait Plugin WordPress ini.
  8. Pengguna adalah menu untuk mengatur Daftar Pengguna (member) di Website Anda. Misalnya menentukan pengguna mana saja yang bisa menulis artikel langsung di Website Anda dll.
  9. Peralatan adalah sebuah tools dasar WordPress untuk mengatur Website Anda. Misalnya jika Anda ingin Ekspor Impor data dari situs lama ke situs baru Anda atau Anda ingin membuat MultiSite seperti yang dilakukan M Jurnal.
  10. Pengaturan adalah menu untuk mengatur dasar Website WordPress Anda. Banyak hal yang perlu Anda atur pada menu ini agar Website semakin optimal. Saya akan bahas pada Sub-Bab Dashboard WordPress.

Lalu apa selanjutnya ? Silahkan gunakan Pintasan Panduan Instal WordPress berikut untuk mempelajari hal-hal penting dalam Instal WordPress dan Pengaturan Dasar WordPress.

Atau Kunjungi Pusat Panduan WordPress M Jurnal untuk mempelajari Semua Tentang WordPress.

Pintasan Panduan Instal WordPress

  1. WordPress: Kenali apa itu WordPress.com dan WordPress.org sebagai tahap awal pembuatan Website Anda.
  2. Instal WordPress: (Anda Disini)
  3. Dashboard WordPress: Rekomendasi Setting Dasar-Dasar pada dashboard WordPress
  4. Template: Cara Instal dan Customize Theme WordPress
  5. Plugin: Mengenal Plugin, Cara instal dan list plugin yang harus ada di WordPress Anda.

Pusat Panduan WordPress

List Artikel Terbaru

Tinggalkan Balasan